Pedagang Atas Akui Penjualan Meningkat, Setelah Jam Operasional Pasar Sore Diatur
- 03 Oktober 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Pedagang Atas Akui Penjualan Meningkat, Setelah Jam Operasional Pasar Sore Diatur
JEMBER, 3 OKTOBER 2026 – Penerapan pengaturan jam operasional pedagang di kawasan Pasar Tanjung, Jember, mulai berdampak pada aktivitas perdagangan di dalam gedung pasar. Sejumlah pedagang mengaku jumlah pembeli yang datang mengalami peningkatan sejak aturan tersebut diberlakukan.
Salah satunya dirasakan Asriyatin, pedagang aneka bumbu dapur di dalam Pasar Tanjung. Ia menyebut lapaknya mulai lebih ramai dalam sepekan terakhir setelah jam operasional pedagang di kawasan bawah diatur.
“Seminggu terakhir ini agak ramai. Kan di bawah jam operasionalnya diatur sekarang,” kata Asriyatin, 2 Oktober 2026.
Menurutnya, peningkatan jumlah pembeli di lapaknya bahkan mencapai sekitar 60 persen dibandingkan sebelum adanya pengaturan jam operasional. “Ya 60 persen itulah,” ujarnya.
Asriyatin mengatakan, sebelum aturan diterapkan, aktivitas pedagang di kawasan bawah membuat sebagian pembeli tidak perlu masuk ke gedung Pasar Tanjung. Sebab, sejumlah pedagang di bawah sudah mulai menggelar dagangan sejak siang hari.
“Dulu mereka bukanya siang, tutupnya juga siang. Jadi pasar yang di atas cuma dikasih beberapa jam,” jelasnya.
Karena itu, ia berharap pengaturan jam operasional tersebut dapat terus diterapkan agar aktivitas perdagangan di dalam gedung Pasar Tanjung semakin ramai.
“Harapannya ya lebih baik dari sekarang. Tapi mendingan dikeatasin semua,” katanya.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Jember mengatur jam operasional pedagang sore yang berada di sepanjang jalan pasar tanjung. Saat dialog interaktif pekan lalu.
Meliputi shift pertama, sebanyak 148 pedagang akan berjualan mulai pukul 22.00 hingga 01.00 Wib. Kemudian dilanjutkan shift kedua dari pukul 01.00 hingga 05.00 Wib.
Selanjutnya, di Jalan Untung Suropati terdapat 221 pedagang. Shift pertama pukul 22.00 hingga 01.00 Wib diperuntukkan bagi pedagang pickup dan bojongan. Sedangkan shift kedua pukul 01.00 hingga 05.00 Wib untuk pedagang lesehan dan pelataran.
Sementara itu, pada kawasan Jalan Wahidin yang terdapat 206 pedagang. Mereka juga dibagi menjadi dua shift, yakni pukul 16.00 hingga 23.00 Wib untuk shift pertama dan pukul 23.00 hingga 06.00 Wib untuk shift selanjutnya.
“Sementara, untuk Jalan Pitaloka hanya satu shift, karena hanya terdapat 12 pedagang. Dengan jadwal berjualan dari pukul 23.00 hingga 05.00 Wib,” ujar Kadishub Jember, Gatot Triyono.
Namun, pada rapat koordinasi penataan Pasar Tanjung, yang digelar bersama para pedagang atas dan bawah Pasar Tanjung serta Pemkab Jember di Aula Dispendik Jember, Jumat 2 Oktober 2026, jadwal operasional pedagang sayur menggunakan pick up diatur kembali, yang semulanya dimulai dari 22.00 Wib menjadi 20.30 Wib.(fat)