Penerbangan Perdana Jember–Surabaya Resmi Mengudara, Bupati Fawait: Jember Kian Terhubung dengan Indonesia dan Dunia
- 01 Juni 2026
- Dibaca 62 Kali
Bagikan Via:
Penerbangan Perdana Jember–Surabaya Resmi Mengudara, Bupati Fawait: Jember Kian Terhubung dengan Indonesia dan Dunia
JEMBER, 01 JUNI 2026 – Momentum bersejarah kembali tercatat bagi Kabupaten Jember. Setelah sekian lama dinantikan masyarakat, Bandara Notohadinegoro resmi melayani penerbangan reguler rute Jember–Surabaya dan Surabaya–Jember mulai Senin, 01 Juni 2026. Penerbangan perdana yang dioperasikan oleh Wings Air ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas Jember dengan berbagai daerah di Indonesia bahkan jaringan internasional.
Rute penerbangan tersebut menghubungkan Bandara Notohadinegoro Jember dengan Bandara Juanda Surabaya menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 penumpang. Kehadiran layanan penerbangan reguler ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang cepat, aman, dan efisien untuk mendukung aktivitas bisnis, pendidikan, pemerintahan, hingga sektor pariwisata.
Penerbangan perdana berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan yang selama ini menantikan kembali aktifnya jalur udara dari Jember. Dengan waktu tempuh sekitar satu jam, rute ini diharapkan mampu memangkas waktu perjalanan yang sebelumnya harus ditempuh melalui jalur darat selama beberapa jam.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan apresiasi atas dibukanya kembali konektivitas udara melalui Bandara Notohadinegoro. Menurutnya, beroperasinya kembali penerbangan reguler merupakan langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas akses Jember ke pasar nasional dan internasional.
“Hari ini adalah momentum penting bagi Kabupaten Jember. Dengan kembali beroperasinya penerbangan reguler melalui Bandara Notohadinegoro, Jember kini kian terhubung dengan Indonesia dan dunia. Ini bukan sekadar membuka jalur transportasi, tetapi membuka peluang investasi, perdagangan, pariwisata, pendidikan, dan berbagai sektor strategis lainnya,” ujar Bupati Fawait.
Lebih lanjut, Bupati Fawait menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan infrastruktur dan konektivitas daerah sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
“Jember memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, industri kreatif, pendidikan, hingga pariwisata. Dengan akses udara yang semakin baik, kami optimistis mobilitas masyarakat dan arus investasi akan meningkat sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Kehadiran rute Surabaya–Jember ini juga membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Jember untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai kota besar di Indonesia melalui Bandara Juanda sebagai hub utama. Dari Surabaya, penumpang dapat terkoneksi dengan sejumlah kota seperti Jakarta, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Batam, Pekanbaru, Pontianak, hingga beberapa rute internasional seperti Kuala Lumpur dan Jeddah.
Pemerintah Kabupaten Jember berharap operasional penerbangan reguler ini dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kawasan Tapal Kuda. Sektor pariwisata menjadi salah satu bidang yang diproyeksikan memperoleh manfaat besar, mengingat semakin mudahnya wisatawan mengakses berbagai destinasi unggulan di Jember.
Selain itu, keberadaan penerbangan reguler juga akan mendukung mobilitas pelaku usaha, akademisi, investor, serta masyarakat umum yang membutuhkan akses transportasi cepat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan semakin terbukanya konektivitas, Jember diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Jawa Timur.
Penerbangan Wings Air rute Surabaya–Jember dan Jember–Surabaya dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Jadwal keberangkatan dari Surabaya pukul 09.00 WIB dan tiba di Jember pukul 10.05 WIB. Sementara penerbangan dari Jember menuju Surabaya berangkat pukul 10.30 WIB dan tiba pukul 11.20 WIB.
Dengan kembali beroperasinya penerbangan reguler di Bandara Notohadinegoro, Kabupaten Jember memasuki babak baru dalam penguatan konektivitas wilayah. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Jember terus bergerak maju sebagai daerah yang terbuka, kompetitif, dan siap menyambut berbagai peluang pembangunan di tingkat nasional maupun global. (ram)