logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Penyaluran Bantuan Pangan di Ledokombo: Desa Slateng Tuntas, Lembengan Ditunda demi Jaga Kualitas Beras

  • 15 April 2026
  • Dibaca 217 Kali
Bagikan Via:
penyaluran-bantuan-pangan-di-ledokombo-desa-slateng-tuntas-lembengan-ditunda-demi-jaga-kualitas-beras-20260415

Penyaluran Bantuan Pangan di Ledokombo: Desa Slateng Tuntas, Lembengan Ditunda demi Jaga Kualitas Beras

JEMBER, 15 APRIL 2026 – Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan program pemerintah pusat di wilayah Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Selasa 14 April 2026. Meski demikian, proses penyaluran di lapangan menunjukkan adanya dinamika, terutama terkait komitmen menjaga kualitas beras agar tetap layak konsumsi bagi masyarakat.

Kegiatan yang menyasar dua desa, yakni Desa Slateng dan Desa Lembengan, berjalan dengan catatan dari pihak kecamatan dan pemerintah desa setempat.

Di Desa Slateng, pendistribusian berlangsung aman dan tertib. Sebanyak 2.778 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan beras seberat 10 kilogram. Aparatur Pemerintah Desa Slateng bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) memastikan seluruh warga yang terdaftar memperoleh haknya sesuai dengan data hasil verifikasi terbaru.

Sementara itu, penyaluran bantuan di Desa Lembengan terpaksa ditunda. Keputusan tersebut diambil setelah Kepala Desa Lembengan Muhamad Sofijandi bersama petugas kecamatan, Sondy Hermawan, dan pendamping PKH, Muhammad Toha, melakukan pengecekan fisik atau uji petik terhadap total 2.368 paket beras yang dikirim oleh Bulog.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan bahwa kualitas beras yang akan disalurkan jauh di bawah standar pangan. Demi melindungi hak masyarakat, pemerintah desa setempat langsung mengambil langkah dengan menghentikan sementara proses distribusi di Balai Desa Lembengan.

Seluruh muatan beras tersebut dikembalikan ke gudang Bulog untuk dilakukan penggantian. Pemerintah desa juga meminta agar Bulog segera menyediakan beras pengganti dengan kualitas yang layak, sebelum bantuan kembali disalurkan kepada masyarakat.

Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhanni, SSTP., MSi, melalui jajarannya menegaskan bahwa pengawasan kualitas bantuan sosial merupakan hal yang tidak bisa ditawar. Pihaknya tidak ingin bantuan yang bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat justru menimbulkan persoalan baru akibat kualitas bahan pangan yang buruk.

“Kami mengapresiasi ketelitian perangkat Desa Lembengan dan komitmen kepala desa. Bantuan pangan harus layak konsumsi. Kami telah berkoordinasi dengan Bulog agar segera melakukan penggantian, sehingga warga tidak menunggu terlalu lama,” ujar Muhammad Toha di lokasi. (yus)

Galeri Foto