Penyaluran Insentif Guru Ngaji 2026 di Kelurahan Wirolegi Tuntas Sebelum Lebaran, Total 100 Penerima
- 16 Maret 2026
- Dibaca 264 Kali
Bagikan Via:
Penyaluran Insentif Guru Ngaji 2026 di Kelurahan Wirolegi Tuntas Sebelum Lebaran, Total 100 Penerima
JEMBER, 16 MARET 2026 - Penyaluran Insentif Guru Ngaji 2026 di Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur akhirnya tuntas sepenuhnya. Pembagian itu selesai sebelum hari raya Idul Fitri, selayaknya janji Bupati Muhammad Fawait.
Total penerima manfaat mencapai 100 orang, terdiri dari 99 guru ngaji muslim dan 1 guru sekolah minggu. Dimana, 84 guru ngaji telah tersalurkan pada gelombang pertama, 10 Maret 2026 lalu di Kantor Kelurahan Wirolegi.
Sementara, 16 lainnya disalurkan pada gelombang kedua, di Kantor Kecamatan Sumbersari, berbarengan dengan Kelurahan lainnya se-Kecamatan setempat, Senin 13 Maret 2026.
“Alhamdulillah salah satu program dari Bupati Jember Gus Fawait, yaitu Insentif Guru ngaji telah dilaksanakan tuntas,” ujar Lurah Wirolegi, Athur Robby Tantra, S.STP. M.M, saat ditemui, Senin 16 Maret 2026.
Dengan tersalurkannya insentif guru ngaji di Kelurahan Wirolegi, ia berharap para penerima dapat menggunakan uang tersebut secara bijak dan tepat.
Selain itu, ia berharap dari honorarium tersebut, para guru ngaji dapat meningkatkan kesejahteraannya. Serta menambah motivasi untuk lebih lagi dalam mendidik moralitas anak bangsa.
“Semoga dari insentif yang ada, dapat menambah kesejahteraan para guru ngaji di Kelurahan Wirolegi,” pungkasnya.
Pada waktu yang sama, Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, S.IP., MM. mengatakan, bahwa penuntasan penyaluran insentif guru ngaji hari ini, merupakan janji Bupati untuk menyejahterakan pendidik agama, meliputi guru ngaji, guru kitab dan Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N).
Sebab, guru ngaji merupakan tonggak penjaga moralitas nilai-nilai keagamaan, dan bagian dari proses penciptaan masa depan bangsa.
“Kami sampaikan beribu terimakasih ke Gus Bupati (Muhammad Fawait, Red), terkait dengan perhatiannya terhadap para guru ngaji, guru kitab, dan PKN,” ucapnya.
Pemberian insentif guru ngaji 2026 sebelum lebaran sendiri, merupakan komitmen Bupati Jember, agar para guru ngaji dapat melaksanakan hari raya Idul Fitri lebih hikmat.
Dengan metode penyaluran secara terhormat dan tidak lagi antri-antri di Bank seperti tahun-tahun lalu, sebelum ia menjabat sebagai Bupati Kabupaten Jember. (fat)