Posyandu Alamanda 22 Kelurahan Slawu Layani Balita hingga Lansia dengan Sistem ILP
- 04 Mei 2026
- Dibaca 119 Kali
Bagikan Via:
Posyandu Alamanda 22 Kelurahan Slawu Layani Balita hingga Lansia dengan Sistem ILP
JEMBER, 04 MEI 2026 - Posyandu Alamanda 22 di Kelurahan Slawu, Kabupaten Jember, kembali menggelar kegiatan rutin bulanan dengan menghadirkan layanan kesehatan terpadu melalui sistem Integrasi Layanan Primer (ILP).
Kegiatan ini menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia, sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Bidan penanggung jawab wilayah, Marlina, mengatakan bahwa kegiatan bulan Mei difokuskan pada penimbangan dan pengukuran balita, serta pemberian obat cacing sebagai langkah pencegahan penyakit.
“Untuk balita di Posyandu Alamanda 22 ada 43 anak, serta enam ibu hamil yang turut mendapatkan pemeriksaan rutin,” ujarnya di sela kegiatan, Senin 04 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan posyandu dilakukan secara bergilir sesuai jadwal di masing-masing titik. “Misalnya tanggal 22 di Pos Alamanda 22, kemudian berlanjut ke Pos Alamanda 23, 24, dan seterusnya,” katanya.
Selain pemantauan tumbuh kembang, balita juga mendapatkan layanan pemberian vitamin dan obat cacing. Program pemberian obat cacing dilaksanakan setiap enam bulan sekali, sementara vitamin A diberikan dua kali dalam setahun, yakni pada Februari dan Agustus.
Namun demikian, program pemberian makanan tambahan (PMT) hingga kini belum tersedia. Marlina menyebut, pendataan sebelumnya telah dilakukan dan direncanakan bersumber dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi belum terealisasi.
“Seluruh kegiatan Posyandu ini berada di bawah koordinasi Puskesmas Banjarsengon,” ujarnya.
Sementara itu, tenaga kesehatan perawat Citra menambahkan, penerapan sistem ILP memungkinkan pelayanan kesehatan menjangkau seluruh kelompok usia dalam satu kegiatan terpadu. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah dan kadar gula darah sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular.
“Jika ditemukan tekanan darah atau gula darah tinggi, peserta akan dirujuk ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh dokter,” katanya.
Menurutnya, keluhan kesehatan yang paling banyak dialami lansia di Kelurahan Slawu adalah hipertensi dan diabetes, sehingga pemeriksaan rutin menjadi langkah penting dalam pencegahan komplikasi.
Kepala Seksi PMKS Kelurahan Slawu, Mustofa, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap posyandu dapat terus berjalan optimal dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah setempat. (yud)