logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Puluhan Warga Banjarsengon Jember Gotong Royong Lebarkan Akses Jalan Makam yang Berlumpur

  • 18 Mei 2026
  • Dibaca 165 Kali
Bagikan Via:
puluhan-warga-banjarsengon-jember-gotong-royong-lebarkan-akses-jalan-makam-yang-berlumpur-20260518

Puluhan Warga Banjarsengon Jember Gotong Royong Lebarkan Akses Jalan Makam yang Berlumpur

JEMBER, 18 MEI 2026 - Puluhan warga Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, menggelar aksi gotong royong massal untuk memperlebar dan membersihkan akses jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kawasan RW 04 Kebon Kidul, Minggu 17 Mei 2026 pagi.

Aksi ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang sempit, dipenuhi semak belukar, serta kerap berubah menjadi kubangan lumpur yang licin setiap kali musim hujan tiba. Kondisi tersebut selama ini menyulitkan iring-iringan jenazah dan warga yang hendak berziarah.

Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., yang memimpin langsung kegiatan di lapangan, menjelaskan bahwa kerja bakti ini merupakan kelanjutan dari program gotong royong tahap pertama yang digelar seminggu sebelumnya dan akan berlanjut minggu depan sampai jalan utama selesai.

"Tujuan utama kerja bakti ini adalah mempermudah akses masyarakat menuju makam, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan terawat," ujar Sudik di sela-sela peninjauan lokasi.

Sejak pukul 07.00 WIB, warga laki-laki tampak bahu-bahu membabat semak belukar, memotong dahan pohon, dan mengeruk tanah di pinggiran jalan menggunakan cangkul serta gergaji mesin untuk memperlebar lajur. Kegiatan ini juga didampingi oleh staf kelurahan Joko Suyitno elemen Tiga Pilar kelurahan, ketua RT dan Ketua RW termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Sementara itu, kaum perempuan di lingkungan RW 04 turut mendukung jalannya aksi dengan mendirikan dapur umum swadaya untuk menyuplai makanan dan minuman bagi warga yang bekerja.

Inisiatif ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Nurhayati, salah seorang warga lokal, mengaku lega karena jalur utama ziarah tersebut kini menjadi jauh lebih lapang dan aman untuk dilalui kendaraan.

"Sebelumnya jalan di sini sangat sempit dan berlumpur kalau habis hujan. Kadang motor saja slip. Sekarang setelah dilebarkan, jalannya jadi jauh lebih leluasa," ungkap Nurhayati.

Meski pengerukan jalur belum rampung pada Minggu siang, pihak Kelurahan Banjarsengon menyatakan akan terus melakukan evaluasi teknis secara berkala. Saat ini, pihak kelurahan tengah menyusun rencana pemeliharaan jangka panjang dan menjajaki sumber daya tambahan untuk memperkuat struktur jalan agar tidak kembali rusak saat musim hujan berikutnya. (sgk)

Galeri Foto