logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Purna Tugas Setelah Dedikasi Panjang, Suprihatin Pamit dari Jabatan Lurah Baratan

  • 01 April 2026
  • Dibaca 190 Kali
Bagikan Via:
purna-tugas-setelah-dedikasi-panjang-suprihatin-pamit-dari-jabatan-lurah-baratan-20260402

Purna Tugas Setelah Dedikasi Panjang, Suprihatin Pamit dari Jabatan Lurah Baratan

JEMBER, 01 APRIL 2026 - Setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai ujung tombak pelayanan publik di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Ibu Suprihatin, S.Sos., akhirnya resmi memasuki masa purna tugas.

Acara lepas pisah yang digelar di Pendopo Kelurahan Baratan pada Selasa 31 Maret 2026 tersebut, berlangsung dengan suasana penuh haru, sekaligus menjadi ajang pemberian apresiasi setinggi-tingginya dari berbagai pihak yang selama ini merasa terbantu oleh kepemimpinan sosok yang dikenal memiliki karakter keibuan namun tetap tegas dalam menegakkan aturan tersebut.

Hadir sebagai saksi atas dedikasi panjang beliau adalah Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Patrang, Ahmad Sudawi, S.I.P., M.M., jajaran Tiga Pilar (Babinsa dan Babinkamtibmas), seluruh perangkat kelurahan, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan seperti LPM, pengurus TP PKK, tokoh pemuda, hingga para Ketua RT dan RW.

Sejak pagi hari, suasana pendopo sudah tampak berbeda dengan kehadiran karangan bunga dan ucapan terima kasih yang memenuhi area sekitar, menandakan betapa besar pengaruh dan kedekatan emosional yang telah dibangun Suprihatin selama masa jabatannya.

Dalam sambutan perpisahannya yang emosional, Suprihatin tak kuasa menahan air mata saat mengenang kembali perjalanan panjangnya selama memimpin Kelurahan Baratan. Ia menceritakan berbagai tantangan di lapangan, mulai dari merespons keluhan warga di tengah malam, hingga perjuangannya dalam mengawal proyek infrastruktur jalan di area Krajan, Bintoro, dan Baratan agar akses mobilitas masyarakat menjadi lebih layak dan aman.

"Baratan bagi saya bukan sekadar tempat menjalankan tugas kedinasan, melainkan sudah menjadi rumah kedua. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada bapak dan ibu RT/RW yang selalu setia mendampingi saya di lapangan, mengorbankan waktu istirahat demi kepentingan warga. Jika selama ini ada kata-kata atau kebijakan saya yang kurang berkenan, dari lubuk hati yang paling dalam, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya," ucapnya.

Momentum paling menyentuh terjadi saat sesi pemberian cinderamata sebagai bentuk kenang-kenangan atas kebersamaan selama ini. Sebagai perwakilan dari seluruh ASN dan staf di lingkungan Kelurahan Baratan, Sekretaris Lurah (Seklur), Deni, melangkah maju untuk memberikan cinderamata secara langsung kepada Suprihatin.

Penyerahan ini bukan sekadar simbol perpisahan formal, melainkan bentuk rasa cinta dan penghargaan dari rekan kerja yang selama ini berada di bawah arahan beliau. Deni tampak memberikan pelukan hangat yang mencerminkan soliditas internal kelurahan yang selama ini terjaga dengan sangat baik.

Apresiasi tinggi juga datang dari Ahmad Sudawi, Sekcam Patrang. Dalam pidatonya, dia menyebut Suprihatin sebagai role model bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Patrang.

"Dedikasi Ibu Suprihatin adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan yang menyentuh hati masyarakat akan selalu diingat. Beliau berhasil menciptakan sistem kerja yang sangat solid, harmonis, dan transparan di kelurahan ini. Keberhasilan beliau dalam merangkul semua elemen adalah prestasi yang patut dicontoh oleh para penerusnya nanti," puji Ahmad Sudawi.

Tak hanya dari jajaran birokrasi, testimoni positif juga mengalir deras dari perwakilan ibu-ibu PKK dan lembaga kemasyarakatan lainnya. Mereka turut memberikan kenang-kenangan berupa album foto perjalanan kegiatan dan barang-barang yang menjadi simbol ikatan batin.

Bagi mereka, Suprihatin bukan hanya sekadar atasan atau pejabat publik, melainkan sosok kakak, sahabat, dan orang tua yang selalu hadir memberikan solusi bijak atas setiap permasalahan sosial yang muncul di lingkungan Baratan.

Menjelang akhir acara, Suprihatin menitipkan pesan terakhir bagi seluruh lembaga kemasyarakatan agar tetap memberikan dukungan penuh kepada siapa pun yang nantinya akan memimpin Kelurahan Baratan.

Ia berharap program-program yang telah berjalan sukses, seperti kemudahan layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) dan optimalisasi kuota tambahan program PTSL, dapat terus dikawal dengan baik hingga benar-benar tuntas.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, pemberian ucapan selamat satu per satu, dan jabat tangan terakhir sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi tulus yang telah dicurahkan untuk kemajuan Baratan.

Meski secara administratif tugas Suprihatin telah usai, namun jejak pembangunan, semangat pelayanan, serta kebaikan yang beliau tanamkan dipastikan akan selalu melekat dan menjadi standar bagi pelayanan publik di Kelurahan Baratan di masa yang akan datang. (fzr)

Galeri Foto