Satgas Infrastruktur Jember Bergerak: 10 Titik Jalan Berlubang Ditambal dalam Sehari
- 11 Maret 2026
- Dibaca 391 Kali
Bagikan Via:
Satgas Infrastruktur Jember Bergerak: 10 Titik Jalan Berlubang Ditambal dalam Sehari
JEMBER, 11 MARET 2026 - Jalan berlubang sering menjadi keluhan masyarakat. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi tersebut juga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. Untuk merespons persoalan itu, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang bergerak cepat melakukan perbaikan di berbagai titik.
Pada Selasa 10 Maret 2026, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) diterjunkan ke sejumlah lokasi untuk menambal jalan rusak yang membutuhkan penanganan segera. Langkah ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri yang digagas pemerintah daerah sebagai upaya memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus infrastruktur publik.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PRKP-LH) Kabupaten Jember, Jupriono mengatakan, gerakan tersebut kini dilaksanakan secara serentak melalui berbagai aksi nyata di lapangan.
Menurutnya, Gerakan Indonesia Asri tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mencakup penataan fasilitas umum hingga penanganan kerusakan infrastruktur yang langsung dirasakan masyarakat.
“Program ini tidak hanya soal kebersihan lingkungan. Kami juga melakukan penertiban fasilitas umum dan perbaikan infrastruktur agar masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Jupriono.
Dalam satu hari, Tim URC memprioritaskan penanganan di sepuluh titik jalan rusak yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Jember.
Salah satu lokasi yang ditangani berada di kawasan Tawangmangu, Kecamatan Sumbersari, yang dikenal sebagai wilayah dengan mobilitas warga cukup tinggi. Selain itu, perbaikan juga dilakukan di jalur penghubung Lembengan hingga Cumedak di Kecamatan Ledokombo.
Penanganan serupa dilakukan di ruas Gayasan menuju Jatirejo di Kecamatan Jenggawah. Jalur Ambulu hingga Mangli yang berada di wilayah selatan Jember juga masuk dalam daftar prioritas karena menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat.
Tim URC kemudian melanjutkan pekerjaan di ruas jalan Sukoreno di Kecamatan Kalisat. Sementara di wilayah barat, penambalan jalan difokuskan pada jalur penghubung Kemuningsari Lor dan Tamansari di Kecamatan Bangsalsari.
Perbaikan juga dilakukan di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Jombang, yang merupakan salah satu jalur utama transportasi di wilayah tersebut.
Selain itu, petugas turut menangani kerusakan jalan di ruas Kertosari menuju Antirogo di Kecamatan Pakusari. Sementara tim lainnya bergerak memperbaiki jalur Kasiyan hingga Grenden di Kecamatan Puger.
Lokasi terakhir yang menjadi prioritas penanganan hari itu adalah ruas Karangbayat menuju Mangungan di Kecamatan Sumberbaru.
Jupriono mengatakan sebaran lokasi perbaikan yang cukup luas menunjukkan komitmen Satgas Infrastruktur dalam menjaga kualitas jalan di berbagai wilayah Jember.
Menurutnya, penambalan jalan berlubang menjadi langkah penting untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berkendara.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di lokasi yang sedang dalam proses pengerjaan.
Perbaikan jalan tersebut direncanakan terus berlangsung hingga 19 Maret 2026, sebagai upaya memastikan kondisi jalan lebih aman menjelang arus mudik Idul fitri. (dan)