logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Sekolah Berdaya Mencegah Pernikahan Dini: Ketua TP PKK Kaliwates Hadiri Talk Show dalam Semangat Kartini

  • 15 April 2026
  • Dibaca 197 Kali
Bagikan Via:
sekolah-berdaya-mencegah-pernikahan-dini-ketua-tp-pkk-kaliwates-hadiri-talk-show-dalam-semangat-kartini-20260415

Sekolah Berdaya Mencegah Pernikahan Dini: Ketua TP PKK Kaliwates Hadiri Talk Show dalam Semangat Kartini

JEMBER, 15 APRIL 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, digelar acara talk show bertema "Sekolah Berdaya Mencegah Pernikahan Dini" di Pendopo Bupati Jember, Rabu 15 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Kaliwates, Kasila Sujirman.

Acara ini bertujuan untuk mengangkat semangat perjuangan RA Kartini dalam memajukan pendidikan dan hak-hak perempuan, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya mencegah pernikahan dini. Sebagai narasumber utama, hadir Najella Shihab, seorang ahli pendidikan dan pendiri berbagai lembaga pendidikan ternama di Indonesia.

Dalam paparannya, Najella Shihab menekankan peran strategis sekolah dan keluarga dalam membentuk kesadaran remaja. Ia menjelaskan bahwa pernikahan dini tidak hanya menghambat akses pendidikan, tetapi juga membawa risiko kesehatan fisik dan mental, serta berdampak pada kualitas generasi mendatang.

"Kartini berjuang agar perempuan bisa bersekolah dan berkembang. Maka, tugas kita sekarang adalah membangun talenta dan sistem, kalau talentanya tumbuh dan sistemnya tumbuh, maka pada akhirnya. Insyaallah semua orang tua di Jember ini bisa mencitai dengan lebih baik dan dampaknya mengurangi kesenjangan pendidikan pada anak," ujar Najella.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Kaliwates, Kasila Sujirman, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, upaya pencegahan pernikahan dini harus dilakukan secara bersama-sama, melibatkan pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat luas.

"Kami sangat mendukung inisiatif ini. Sebagai kader PKK, kami akan terus menyosialisasikan bahaya pernikahan dini di lingkungan masyarakat, agar generasi muda Jember bisa tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing," ungkapnya.

Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan, termasuk guru, orang tua, dan perwakilan pelajar. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran akan pentingnya menunda pernikahan dan memprioritaskan pendidikan semakin meningkat di Kabupaten Jember. (fik)

Galeri Foto