logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Patrang

Sepersekian Detik Sebelum Rubuh: Ibu Rafa Selamatkan Diri — Keluarga Rafa Kehilangan Rumah, Namun Tidak Kehilangan Uluran Tangan

  • 09 Desember 2025
  • Dibaca 357 Kali
Bagikan Via:
sepersekian-detik-sebelum-rubuh-ibu-rafa-selamatkan-diri-keluarga-rafa-kehilangan-rumah-namun-tidak-kehilangan-uluran-tangan-20251209

Sepersekian Detik Sebelum Rubuh: Ibu Rafa Selamatkan Diri — Keluarga Rafa Kehilangan Rumah, Namun Tidak Kehilangan Uluran Tangan

JEMBER — Malam yang tenang di RT 4 RW 18, Kelurahan Patrang, mendadak berubah menjadi kepanikan. Sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu malam (8/12/2025), rumah sederhana milik keluarga Rafa — anak penjual kerupuk yang kisahnya sempat viral — roboh seketika tanpa hujan, tanpa angin, tanpa tanda-tanda cuaca buruk.

Berawal dari suara decitan bambu yang pelan namun semakin keras, Ibu Rafa langsung tersentak dari tidurnya. Menyadari bahayanya, ia segera berlari keluar rumah. Tak berselang lama, seluruh bangunan rubuh 100%, menyisakan tumpukan kayu, bambu, dan serpihan gedhek — satu-satunya tempat tinggal keluarga kecil itu.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun rumah berukuran kecil yang sejak awal sudah dinilai tidak layak itu kini benar-benar rata dengan tanah.

Kelurahan Patrang Sudah Ajukan Bedah Rumah, Namun Cuaca Ekstrem Jadi Kendala Prioritas

Saat pertama kali menangani kasus Rafa yang tertidur saat berjualan beberapa waktu lalu, Kelurahan Patrang telah memperhatikan kondisi rumah keluarganya yang dinilai sangat tidak layak dan segera mengajukannya ke program bedah rumah.

Namun, beberapa pekan terakhir cuaca ekstrem melanda Jember. Banyak rumah roboh di wilayah lain akibat hujan deras dan angin kencang sehingga penanganan diprioritaskan pada rumah-rumah yang lebih dulu ambruk.
Tidak disangka, rumah Rafa pun ikut roboh sebelum proses bantuan itu tiba.

Sementara waktu, keluarga Rafa mengungsi ke rumah tetangga sebelah agar tetap aman.

Pagi Itu, Gerak Cepat Dimulai: TAGANA, BPBD, Dinsos, dan Kelurahan Turun Bersama

Pada Senin pagi (9/12/2025), Kelurahan Patrang datang bersama TAGANA (Taruna Tanggap Bencana) untuk meninjau lokasi, memetakan kerusakan, dan membantu warga membersihkan material yang berserakan. Warga sekitar juga turun tangan membantu gotong royong.

Tak berselang lama, siang harinya BPBD Kabupaten Jember tiba membawa bantuan berupa:

  • terpal darurat,

  • peralatan tanggap bencana.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Jember turut hadir memberikan paket sembako dan dukungan kebutuhan harian agar keluarga Rafa tetap bertahan selama masa krisis ini.

Di lokasi juga hadir Lurah Patrang, Bapak Deni, bersama Sekretaris Lurah, Bapak Hariyono, memastikan penanganan berjalan cepat, ramah, dan tidak ada kebutuhan mendesak yang terlewat.


Pembangunan Dimulai Besok, Kelurahan Kawal Percepatan Bedah Rumah

Pembangunan rumah Rafa dijadwalkan mulai besok, dengan skema:

  • percepatan pengawalan program bedah rumah,

  • koordinasi RT/RW untuk gerakan swasembada tenaga & material,

  • memanfaatkan bantuan material dari BPBD dan bantuan konsumsi dari Dinsos,

  • serta dukungan penuh warga sekitar.

“Kami pastikan keluarga Rafa tidak dibiarkan sendiri. Pembangunan rumahnya akan segera dimulai dan seluruh proses akan kami kawal sampai tuntas,” ujar Lurah Patrang, Bapak Deni


Di Tengah Puing-Puing, Harapan Baru Mulai Tumbuh

Beberapa warga melihat Rafa duduk terpaku menatap puing rumahnya — terpukul, tetapi mencoba kuat.
Di balik kejadian ini, ada kebersamaan warga, kepedulian pemerintah, dan harapan baru yang muncul.

Sinergi lintas lembaga hari ini membuktikan bahwa:

Pemerintah hadir. Dan Patrang tidak akan membiarkan satu pun warganya menghadapi bencana sendirian.

Galeri Foto