logo ppid jember kim
Oleh : RSD. dr. Soebandi

SOSIALISASI MANAJEMEN RESIKO RUMAH SAKIT DAERAH dr. SOEBANDI JEMBER

  • 27 Februari 2025
  • Dibaca 1162 Kali
Bagikan Via:
sosialisasi-manajemen-resiko-rumah-sakit-daerah-dr-soebandi-jember

SOSIALISASI MANAJEMEN RESIKO RUMAH SAKIT DAERAH dr. SOEBANDI JEMBER

Dalam rangka melaksanakan manajemen resiko, RSD dr. Soebandi melaksanakan sosialisasi manajemen resiko pada hari Kamis tanggal 27 Februari 2025 yang dihadiri oleh jajaran Direksi, Manajemen, Kepala Instalasi dan Ketua Komite RSD dr. Soebandi. Hal ini sesuai dengan semangat dalam meningkatkan kinerja dan mencegah kejadian yang beresiko terjadi di RSD dr. Soebandi yang dapat mengancam kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Direktur RSD dr. Soebandi Jember dr. Lilik Lailiyah M.Kes meminta seluruh jajarannya untuk selalu melaksanakan manajemen resiko dalam menjalankan tugasnya dalam menjamin keamanan bekerja menjalankan tugas pokok dan fungsinya, sehingga dapat akuntable. Sesuai dengan arahan Tim Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan yang telah melakukan monitoring dan evaluasi di RSD dr. Soebandi, manajemen resiko harus dilaksanakn secara berkala, terua menerus dan berkesinambungan.

Sesuai dengan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur, manajemen resiko harus dilakukan secara menyeluruh dari berbagai lini yaitu manajemen resiko operasional, manajemen hazard, manajemen resiko strategis dan manajemen resiko finansial. Kemudian dipertimbangkan beberapa faktor untuk menentukan resiko yang dimungkinkan terjadi yaitu dampak kerugian yang mungkin terjadi untuk mencapai tujuan organisasi dan budaya/kecenderungan organisasi terhadap resiko waspada atau agresif. Komite Manajemen resiko, Persepsi UPR (Unit Pemilik Resiko atau Risk Owner yaitu Direktur RS) menetapkan selera resiko terhadap tinggi rendahnya resiko. Penetapan selera resiko dipengaruhi oleh sikap terhadap resiko yaitu risk overse versus risk taker dan pertimbangan dalam pembuatan keputusan mengenai penanganan resiko. Dalam menentukan prioritas resiko dan selera resiko yaitu tingkat resiko yang bersedia diambil dan menjadi dasar dalam penentuan toleransi resiko yang merupakan besaran level kemungkinan terjadi dampak yang diterima sehingga dapat terpetakan risk tolerance dan risk universe termasuk moderate, major, atau catharastropic.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut akan dilaksanakan workshop dalam melaksanakan manajen resiko di semua bidang dan bagian di RSD dr Soebandi dan ditunjuk operator dari semua bidang dan bagian. Sehingga pelaksanaan manajemen resiko dapat segera diimplementasikan di di RSD dr Soebandi Jember.