logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Tradisi Petik Laut Puger Kulon 2026, Wujud Syukur Nelayan Jember yang Sarat Nilai Budaya

  • 01 Juli 2026
  • Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
tradisi-petik-laut-puger-kulon-2026-wujud-syukur-nelayan-jember-yang-sarat-nilai-budaya-20260701

Tradisi Petik Laut Puger Kulon 2026, Wujud Syukur Nelayan Jember yang Sarat Nilai Budaya

JEMBER, 1 JULI 2026 – Suasana penuh suka cita dan semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Tradisi Petik Laut Puger Kulon yang digelar di pesisir Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, pada Selasa 30 Juni 2026. Tradisi adat yang telah diwariskan secara turun-temurun ini kembali menjadi momentum penting bagi masyarakat nelayan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil tangkapan laut yang melimpah, sekaligus memanjatkan doa agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan rezeki yang berlimpah saat melaut.

Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Prosesi diawali dengan persiapan sesaji yang disusun secara khusus sebagai bagian dari simbol penghormatan terhadap tradisi leluhur. Beragam hasil bumi, hasil laut, serta perlengkapan adat dipersiapkan dengan penuh khidmat oleh masyarakat setempat.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan arak-arakan budaya yang diikuti oleh warga, tokoh masyarakat, kelompok seni, serta para nelayan. Iringan musik tradisional dan semangat masyarakat yang memadati sepanjang jalur arak-arakan menciptakan suasana meriah sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya pesisir Jember.

Puncak acara berlangsung saat prosesi larung sesaji ke tengah laut menggunakan perahu nelayan yang telah dihias. Prosesi ini menjadi simbol penyerahan rasa syukur sekaligus harapan agar laut tetap memberikan keberkahan bagi kehidupan masyarakat pesisir. Setelah prosesi larung selesai, masyarakat mengikuti tradisi rebutan berkah sebagai simbol harapan agar setiap orang memperoleh keberuntungan, kemakmuran, dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Jember, Agung Nugroho, S.Sos., menyampaikan bahwa Tradisi Petik Laut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan warisan budaya yang memiliki nilai historis, sosial, dan spiritual yang harus terus dijaga bersama.

"Tradisi Petik Laut merupakan identitas budaya masyarakat pesisir Kabupaten Jember. Kegiatan ini mengajarkan nilai gotong royong, rasa syukur, serta kebersamaan antarmasyarakat. Kami berharap generasi muda terus mengenal, mencintai, dan melestarikan tradisi ini sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah yang menjadi kebanggaan Kabupaten Jember," ujarnya.

Pelaksanaan Tradisi Petik Laut Puger Kulon juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menyaksikan secara langsung kekayaan budaya lokal. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah turut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perekonomian masyarakat sekitar.

Melalui Tradisi Petik Laut, masyarakat Puger kembali menunjukkan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan kekuatan yang mampu mempererat persaudaraan, menjaga nilai-nilai luhur, serta menjadi daya tarik wisata budaya yang membanggakan Kabupaten Jember. (af)

Galeri Foto