Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Camat Gumukmas Bacakan Amanat Bupati Jember
- 17 Agustus 2026
- Dibaca 204 Kali
Bagikan Via:
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Camat Gumukmas Bacakan Amanat Bupati Jember
JEMBER, 17 AGUSTUS 2026 - Suasana berkibarnya Sang Saka Merah Putih di Lapangan Mas Karebet, Kecamatan Gumukmas, terasa begitu megah dan penuh khidmat pada Senin, 17 Agustus 2026. Muspika Kecamatan Gumukmas menggelar upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Upacara dipimpin langsung oleh Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, selaku inspektur upacara. Turut hadir Danramil 0824/20 Kapten Arm Teguh Hariyanto beserta jajaran anggota, serta Kapolsek Gumukmas AKP Edi Santoso didampingi seluruh personel kepolisian. Kehadiran para pimpinan wilayah ini menjadi bukti nyata kekompakan unsur Muspika dalam menjaga persatuan dan ketertiban bersama.
Upacara juga diikuti oleh delapan Kepala Desa se-Kecamatan Gumukmas, para siswa dan dewan guru dari berbagai lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga masyarakat yang hadir secara sukarela untuk menyaksikan langsung prosesi pengibaran bendera kemerdekaan.
Komandan upacara dipercayakan kepada Serka Budiwanto, anggota Koramil 0824/20. Sementara itu, pembawa baki bendera adalah Bunga Rizky Zhafarani dari SMP Negeri 1 Gumukmas. Tiga pengibar bendera terpilih yang menjalankan tugas dengan penuh kebanggaan adalah Indra Kencana dan Affandi Nur Rizky Ramadhan, keduanya dari SMP Negeri 2 Gumukmas, serta Muhammad Ikmal Al Ghozali dari MAS Al Qodiri Gumukmas.
Dalam puncak acara, Camat Gumukmas Dannie Allcholin membacakan amanat resmi Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc.
"Peringatan kemerdekaan merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, sekaligus meneguhkan tekad melanjutkan perjuangan melalui kerja nyata, persatuan, dan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat." tutur Bupati dalam amanatnya.
Bupati menegaskan bahwa kemerdekaan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya menghadirkan pelayanan yang dekat, cepat, responsif, dan tepat sasaran. Semangat "Jember Baru, Jember Maju" diwujudkan melalui berbagai program unggulan, antara lain: Bunga Desaku, UHC Prioritas, Home Care Jember, Beasiswa Cinta Bergema, Peta Cinta, dan Wadul Gus'e.
"Pemerintah tidak hanya menunggu masyarakat datang, tetapi hadir langsung untuk mengetahui kebutuhan, memberikan pelayanan, dan memastikan setiap persoalan ditindaklanjuti," tegas Bupati.
Bupati juga menyampaikan berbagai capaian pembangunan Kabupaten Jember yang patut disyukuri. Pertumbuhan ekonomi Jember pada Triwulan I 2026 mencapai 6,35 persen, tertinggi di wilayah Sekarkijang (se-Eks Karesidenan Besuki dan Lumajang). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 meningkat menjadi 71,57, sedangkan indeks infrastruktur naik menjadi 51,07. Inflasi terkendali pada angka 2,53 persen, menunjukkan stabilitas harga yang terjaga dengan baik.
Di sektor keuangan daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember pada tahun 2025 berhasil menembus angka Rp 1 Triliun, menjadi yang tertinggi di wilayah Sekarkijang dan masuk lima besar di Jawa Timur. Tingkat kemiskinan turun menjadi 8,67 persen, meskipun Jember masih menjadi wilayah kedua tertinggi angka kemiskinan secara absolut di Jawa Timur. Berangkat dari kesadaran inilah berbagai program hadir untuk meringankan beban masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Jember telah mencakup 99,99 persen warga dalam jaminan kesehatan Universal Health Coverage (UHC). Melalui program Home Care Jember, pelayanan kesehatan semakin didekatkan kepada kelompok rentan: penderita penyakit kronis, balita stunting, ibu hamil risiko tinggi, penyandang disabilitas, hingga lansia berkartu keluarga tunggal.
Hasil intervensi kesehatan pun mulai terlihat: Angka Kematian Ibu (AKI) turun menjadi 70,52, Angka Kematian Bayi (AKB) turun menjadi 7,91 per 100.000 kelahiran hidup, serta jumlah anak yang mengalami stunting menurun dari 10.414 menjadi 9.582 anak.
Di bidang pendidikan, program Beasiswa Cinta Bergema telah memberikan bantuan UKT kepada 7.037 mahasiswa pada tahun 2025, sebagai investasi melahirkan generasi emas Jember yang berilmu dan berkarakter.
Sementara itu, program Bunga Desaku memungkinkan pemerintah turun langsung hingga ke desa-desa mendengarkan aspirasi warga. Program Peta Cinta memudahkan warga mengurus rekam dan cetak e-KTP serta Kartu Identitas Anak (KIA) di kantor kecamatan, hingga 7 Agustus 2026 telah tercetak 56.198 lembar e-KTP.
Tak kalah penting, Wadul Gus'e berfungsi sebagai pintu masuk pengaduan sekaligus penghubung layanan Home Care, Peta Cinta, dan tindak lanjut OPD.
Di akhir amanatnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu dan bekerja dengan integritas.
"Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata. Pemerintah makin dekat dengan rakyat. Pembangunan semakin tepat sasaran. Pelayanan semakin mudah dan cepat. Dengan semangat Jember Baru, Jember Maju, mari kita bergerak bersama membangun Jember dan berkontribusi bagi Indonesia." katanya.
Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Gumukmas berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebangsaan, menjadi bukti persatuan yang kokoh antara pemerintah wilayah, instansi vertikal, pemerintahan desa, lembaga pendidikan, dan seluruh lapisan masyarakat. (rir)