Wujudkan Data Akurat, Dinsos Jember Bekali Petugas Groundcheck PBI Tahap II
- 01 April 2026
- Dibaca 508 Kali
Bagikan Via:
Wujudkan Data Akurat, Dinsos Jember Bekali Petugas Groundcheck PBI Tahap II
JEMBER, 01 APRIL 2026 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) memperkuat akurasi data kemiskinan dengan menggelar pelatihan bagi petugas groundcheck Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Tahap II Tahun 2026.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan distribusi bantuan sosial kesehatan di Kabupaten Jember benar-benar tepat sasaran dan transparan.
Kegiatan yang berlangsung intensif ini dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni pada 30 Maret 2026 untuk gelombang pertama dan 31 Maret 2026 untuk gelombang kedua.
Pembagian gelombang tersebut bertujuan untuk menjaga efektivitas penyampaian materi, sehingga seluruh petugas lapangan memiliki pemahaman mendalam mengenai prosedur verifikasi di tingkat akar rumput sebelum terjun langsung ke masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas serta pemahaman teknis para petugas dalam melakukan verifikasi dan validasi data. Selama sesi materi, para peserta dibekali dengan pemahaman komprehensif terkait mekanisme standar operasional groundcheck.
Selain itu, mereka juga dilatih mengenai teknik wawancara lapangan guna membangun komunikasi yang efektif dengan calon penerima manfaat, hingga tata cara pengisian instrumen pendataan agar hasilnya valid dan minim kekeliruan.
Perwakilan Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Halimatuz, menegaskan bahwa integritas petugas adalah kunci utama dalam proses ini. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi prinsip objektivitas agar tidak ada masyarakat yang berhak justru terlewatkan dalam pendataan.
“Peran petugas groundcheck sangat krusial dalam menentukan kelayakan penerima bantuan. Pelatihan ini adalah langkah strategis kami untuk meminimalisasi kesalahan data,” ujar Halimatuz, dikutip Rabu, 01 April 2026.
“Kami berharap petugas dapat bekerja secara profesional, sehingga data yang dihasilkan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun sosial,” imbuhnya.
Program PBI sendiri merupakan pilar utama upaya pemerintah dalam memberikan jaminan sosial, khususnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Melalui sinkronisasi data yang ketat melalui hasil groundcheck ini, Pemkab Jember optimis dapat membangun sistem perlindungan sosial yang lebih kuat dan akuntabel.
Dengan berakhirnya rangkaian pelatihan tersebut, para petugas kini telah dinyatakan siap untuk diterjunkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Jember.
Sinergi antara ketelitian petugas lapangan dan dukungan penuh dari pemerintah daerah diharapkan mampu menyukseskan program PBI tahun 2026, sekaligus memberikan kepastian layanan kesehatan yang merata bagi seluruh warga yang membutuhkan. (aiy)