KKN Kolaboratif 2026 Gelar FGD di Kelurahan Tegalgede, Bahas Pengelolaan Bank Sampah dan Inovasi Pertanian
- 28 Juli 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
KKN Kolaboratif 2026 Gelar FGD di Kelurahan Tegalgede, Bahas Pengelolaan Bank Sampah dan Inovasi Pertanian
Jember – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Tahun 2026 menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) sebagai wadah penyampaian sekaligus pembahasan program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil survei lapangan dan identifikasi kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Pendopo Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.
FGD menjadi langkah awal dalam menyelaraskan rencana program mahasiswa dengan kebutuhan riil masyarakat agar pelaksanaan KKN mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan. Dua isu utama yang menjadi fokus pembahasan dalam forum ini adalah penguatan pengelolaan bank sampah sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta pemanfaatan alat penebar pupuk untuk lahan pertanian tanaman kering guna mendukung efisiensi kegiatan pertanian masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, S.T., M.M., Sekretaris Kelurahan Tegalgede Suripto, S.T., Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Suliman, S.Sos., Ketua TP PKK Kel. Tegalgede, Sri Pujiati, S.Pd, Ketua RW se-Kelurahan Tegalgede, pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Reng Tegalgede, Ketua Karang Taruna, Ketua Bank Sampah, Komunitas Imaji Tegalgede, serta mahasiswa peserta KKN Kolaboratif Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Lurah Tegalgede menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang mengawali pelaksanaan KKN dengan forum diskusi bersama berbagai unsur masyarakat. Menurutnya, pendekatan partisipatif melalui FGD menjadi langkah strategis untuk memastikan program kerja yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan dapat dilaksanakan secara kolaboratif.
"Program yang baik adalah program yang lahir dari hasil identifikasi kebutuhan masyarakat. Dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sejak tahap perencanaan, diharapkan kegiatan KKN dapat menghasilkan inovasi yang berdampak nyata serta mampu mendukung pembangunan di tingkat kelurahan," ujarnya.
Dalam sesi diskusi, peserta memberikan berbagai masukan terkait pengembangan sistem pengelolaan bank sampah, mulai dari peningkatan partisipasi warga, penguatan kelembagaan, hingga pemanfaatan sampah bernilai ekonomis. Selain itu, dibahas pula pemanfaatan alat penebar pupuk sebagai inovasi sederhana yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk, menghemat waktu kerja petani, serta mendukung produktivitas lahan pertanian tanaman kering.
Melalui FGD ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara mahasiswa, Pemerintah Kelurahan Tegalgede, dan seluruh elemen masyarakat dalam merealisasikan program-program pemberdayaan yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan. Hasil pembahasan forum akan menjadi dasar pelaksanaan program kerja KKN Kolaboratif Tahun 2026 sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Tegalgede.