logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Wuluhan

384 Sasaran Homecare Wuluhan Segera Diverifikasi, Sosialisasi Disiapkan

  • 12 Agustus 2026
  • Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
384-sasaran-homecare-wuluhan-segera-diverifikasi-sosialisasi-disiapkan-20260812

384 Sasaran Homecare Wuluhan Segera Diverifikasi, Sosialisasi Disiapkan

JEMBER, 12 AGUSTUS 2026 – Sebanyak 384 warga masuk dalam data awal sasaran Program Homecare di Kecamatan Wuluhan. Data tersebut akan diverifikasi melalui screening kesehatan untuk memastikan kondisi dan kebutuhan layanan masing-masing sasaran.

Persiapan pelaksanaan program dibahas dalam rapat koordinasi Program Homecare yang digelar di Kecamatan Wuluhan, Senin, 10 Agustus 2026 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Rapat dihadiri Camat Wuluhan Hanifah, S.Pt., M.Si., Kepala Puskesmas Wuluhan, Kepala Puskesmas Lojejer, Kasi PMKS beserta staf, serta operator LRT se-Kecamatan Wuluhan.

Program Homecare merupakan layanan kesehatan yang dilakukan dengan mendatangi pasien secara langsung. Program tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Jember untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, tetapi memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan secara langsung.

Sasaran program meliputi lansia tunggal, ibu hamil risiko tinggi, bayi stunting terutama yang berusia di bawah dua tahun, warga miskin yang mengalami sakit berkepanjangan, penyandang disabilitas, serta tokoh agama, khususnya pengasuh pondok pesantren yang sudah lanjut usia.

Dari data awal yang tersedia, sebanyak 184 sasaran berada di wilayah kerja Puskesmas Wuluhan. Sementara itu, 200 sasaran lainnya berada di wilayah kerja Puskesmas Lojejer. Jumlah tersebut belum termasuk data ibu hamil risiko tinggi dan bayi stunting.

Seluruh data awal tersebut selanjutnya akan melalui proses verifikasi dan validasi. Petugas akan melakukan screening kesehatan untuk memastikan apakah sasaran benar-benar mengalami kondisi yang membutuhkan layanan Homecare. Sasaran yang memenuhi kriteria akan dimasukkan ke dalam aplikasi sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Sebagai bagian dari identifikasi sasaran, rumah atau lokasi sasaran yang telah ditetapkan juga akan diberikan stiker sebagai penanda. Mekanisme tersebut diharapkan membantu petugas mengenali sasaran ketika melakukan kunjungan sekaligus mendukung ketertiban pendataan di lapangan.

Masyarakat yang membutuhkan layanan Homecare tetapi belum masuk dalam basis data juga tetap dapat dilaporkan. Informasi tersebut dapat disampaikan melalui kanal Wadul Guse untuk kemudian ditindaklanjuti dengan screening kesehatan oleh petugas.

Dalam pelaksanaan kunjungan, tim LRT dari Dinas Sosial akan mengikuti petugas Puskesmas. Tim tersebut juga akan membawa bantuan sembako pada kunjungan awal sebagai dukungan sosial bagi sasaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Camat Wuluhan Hanifah mengatakan, sosialisasi perlu dilakukan agar aparatur kecamatan dan pihak terkait memahami mekanisme Program Homecare. Pemahaman tersebut diperlukan agar informasi mengenai layanan dan cara mengaksesnya dapat disampaikan secara tepat kepada masyarakat.

“Kami akan melaksanakan sosialisasi Program Homecare bersama seluruh karyawan kecamatan dan pihak terkait agar lebih memahami Homecare serta bagaimana cara mengakses layanan Homecare tersebut,” ujar Hanifah saat ditemui, Selasa, 11 Agustus 2026.

Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi, Kecamatan Wuluhan akan menggelar sosialisasi Program Homecare kepada seluruh karyawan kecamatan dan pihak terkait. Puskesmas Wuluhan dan Puskesmas Lojejer akan menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, kunjungan Homecare dijadwalkan berlangsung Senin hingga Jumat, pukul 07.00–15.00 WIB. Setelah sosialisasi, tahapan berikutnya adalah verifikasi dan screening kesehatan terhadap sasaran sebelum layanan kunjungan dilakukan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan diberikan kepada masyarakat sesuai kondisi dan kebutuhan. (riz)

Galeri Foto