527 Ancak Agung Pecahkan Rekor MURI, Sumberjambe Perkuat Tradisi Jember
- 23 Agustus 2026
- Dibaca 116 Kali
Bagikan Via:
527 Ancak Agung Pecahkan Rekor MURI, Sumberjambe Perkuat Tradisi Jember
JEMBER, 23 AGUSTUS 2026 – Sebanyak 527 ancak turut menyemarakkan gelaran Ancak Agung Kabupaten Jember yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember di Alun-Alun Jember, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus doa bersama menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut menjadi momentum pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan masyarakat dari berbagai wilayah, termasuk Kecamatan Sumberjambe, ikut ambil bagian.
Gelaran Ancak Agung menjadi salah satu kegiatan yang memadukan nilai keagamaan, budaya, dan semangat kebangsaan. Ratusan ancak yang dibawa oleh peserta dari berbagai kecamatan dan unsur masyarakat tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus bentuk partisipasi warga dalam melestarikan tradisi lokal yang berkembang di tengah masyarakat Jember.
Kecamatan Sumberjambe turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan membawa ancak sebagai bagian dari rangkaian gelaran. Keikutsertaan masyarakat Sumberjambe tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap agenda Pemerintah Kabupaten Jember, tetapi juga menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi serta menyukseskan kegiatan daerah.
Camat Sumberjambe, Djoni Nurtjahjono, S.H., M.Si. menyampaikan bahwa keikutsertaan masyarakat Sumberjambe dalam Ancak Agung merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga tradisi sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga.
“Bagi kami di Kecamatan Sumberjambe, Ancak Agung bukan sekadar kegiatan untuk mengejar rekor, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan masyarakat. Kami membawa ancak dengan semangat gotong royong dan kebersamaan. Ini menjadi bentuk dukungan masyarakat Sumberjambe terhadap kegiatan yang memiliki nilai keagamaan, budaya, sekaligus semangat kebangsaan,” ujar Djoni.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas seperti Ancak Agung memiliki manfaat yang lebih besar karena mampu mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam satu kegiatan bersama. Nilai kebersamaan tersebut dinilai penting untuk terus dirawat sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat Jember.
“Yang paling penting adalah bagaimana kegiatan seperti ini dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga budaya dan tradisi. Ketika masyarakat terlibat secara langsung, ada rasa memiliki terhadap kegiatan daerah. Kami berharap semangat seperti ini terus tumbuh dan menjadi kekuatan bagi pembangunan Kabupaten Jember,” lanjutnya.
Pemecahan rekor MURI melalui 527 ancak menjadi catatan tersendiri bagi Kabupaten Jember. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah, jajaran perangkat daerah, kecamatan, serta berbagai unsur lainnya yang bersama-sama mendukung pelaksanaan kegiatan.
Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. turut memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pihak yang terlibat dalam gelaran tersebut. Kegiatan Ancak Agung dinilai menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghidupkan tradisi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Ancak Agung juga menjadi ruang untuk memperkenalkan serta mempertahankan tradisi masyarakat Jember. Keterlibatan masyarakat dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa tradisi lokal dapat terus berkembang ketika mendapatkan dukungan dan partisipasi bersama. (wd)