logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sukorambi

Akurasi Data Jadi Kunci Pembangunan Jember, Camat Sukorambi dan BPS Evaluasi Sensus Ekonomi

  • 08 Agustus 2026
  • Dibaca 629 Kali
Bagikan Via:
akurasi-data-jadi-kunci-pembangunan-jember-camat-sukorambi-dan-bps-evaluasi-sensus-ekonomi-20260808

Akurasi Data Jadi Kunci Pembangunan Jember, Camat Sukorambi dan BPS Evaluasi Sensus Ekonomi

JEMBER, 08 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kecamatan Sukorambi berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember menggelar evaluasi komprehensif pelaksanaan Sensus Ekonomi di wilayah Kecamatan Sukorambi, Sabtu 08 Agustus 2026. Langkah ini diambil guna memastikan validitas dan akurasi data pelaku usaha sebagai pijakan utama perumusan kebijakan pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung dinamis tersebut dihadiri langsung oleh Camat Sukorambi, Musyaffa, S.H.I., M.M., perwakilan BPS Kabupaten Jember, Iskandar, serta puluhan petugas lapangan sensus se-Kecamatan Sukorambi. Evaluasi difokuskan pada pemetaan capaian target pendataan, inventarisasi kendala teknis di lapangan, hingga penyusunan strategi penyelesaian masalah demi menjamin seluruh proses berjalan sesuai standar operasional baku.

Dalam pengarahannya, Camat Sukorambi Musyaffa menegaskan bahwa jajaran petugas di lapangan memegang peranan krusial sebagai garda terdepan penentu kualitas data daerah. Ketelitian dan integritas menjadi harga mati yang tidak boleh ditawar selama proses pencatatan berlangsung.

"Pendataan wajib dilakukan secara cermat, jujur, dan riil sesuai kondisi objektif di lapangan. Data yang akurat bukan sekadar angka statistik, melainkan fondasi utama bagi pemerintah dalam menyusun arah kebijakan dan perencanaan pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat," tegas Musyaffa.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan BPS Kabupaten Jember, Iskandar, mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan konsistensi para petugas terhadap metodologi pendataan. Mengingat dinamika lapangan yang kompleks, petugas dituntut mampu memverifikasi keberadaan usaha secara detail agar tidak ada sektor ekonomi lokal yang terlewat dari pencatatan.

"Petugas harus memastikan setiap entitas usaha tercatat sesuai fakta sebenarnya. Ketepatan, kedalaman, dan kelengkapan data menjadi prasyarat utama untuk menghasilkan profil ekonomi daerah yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun publik," ujar Iskandar di hadapan para peserta evaluasi.

Forum evaluasi berkala ini sekaligus memperkuat sinergi lintas sektoral antara pihak kecamatan, BPS, dan tim teknis lapangan. Langkah strategis ini menjadi wujud nyata pengawalan terhadap komitmen Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang gencar mendorong tata kelola pemerintahan berbasis data (data-driven governance) demi menghadirkan program pengetasan kemiskinan dan pemulihan ekonomi yang tepat sasaran.

Melalui koordinasi dan monitoring yang ketat, Sensus Ekonomi di Kecamatan Sukorambi optimistis mampu memotret lanskap perekonomian masyarakat secara utuh. Data presisi yang dihasilkan kelak diharapkan dapat menjadi navigasi bagi Pemkab Jember dalam merumuskan insentif ekonomi, interaksi UMKM, hingga penyerapan tenaga kerja secara berkelanjutan. (hus)

Galeri Foto