logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Antisipasi Genangan Musim Hujan, DPUPR Kabupaten Jember Normalisasi Drainase Jalan Kertonegoro–Jatisari

  • 28 Oktober 2026
  • Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
antisipasi-genangan-musim-hujan-dpupr-kabupaten-jember-normalisasi-drainase-jalan-kertonegoro-jatisari-20261029

Antisipasi Genangan Musim Hujan, DPUPR Kabupaten Jember Normalisasi Drainase Jalan Kertonegoro–Jatisari

JEMBER, 28 OKTOBER 2026 - Dalam upaya mengantisipasi genangan air saat musim hujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) melaksanakan kegiatan normalisasi drainase di Jalan Kertonegoro–Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Kegiatan ini dilakukan dengan membersihkan saluran drainase dari tumpukan tanah, lumpur, dedaunan kering, serta material lain yang berpotensi menghambat aliran air. Pembersihan tersebut bertujuan untuk mengembalikan fungsi saluran agar air hujan dapat mengalir dengan lebih lancar dan tidak mudah meluap ke badan jalan.

Normalisasi drainase menjadi salah satu langkah pemeliharaan infrastruktur yang penting, terutama menjelang musim hujan. Saluran yang dipenuhi endapan dan material dapat mengurangi kelancaran aliran air. Apabila dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan genangan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.

Melalui kegiatan ini, DPUPR Kabupaten Jember berupaya melakukan penanganan sejak dini dengan memperhatikan kondisi saluran di lapangan. Pembersihan dilakukan agar drainase dapat menjalankan fungsinya secara optimal dalam menampung dan mengalirkan air hujan menuju saluran pembuangan.

Korwil Jenggawah, Evin Setyo, menyampaikan bahwa pemeliharaan drainase perlu dilakukan secara rutin untuk mengurangi risiko penyumbatan, khususnya ketika curah hujan mulai meningkat. Menurutnya, saluran air yang bersih merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aliran air di lingkungan sekitar jalan.

“Normalisasi drainase ini merupakan upaya untuk menjaga agar saluran air tetap berfungsi dengan baik. Kami membersihkan material yang menumpuk supaya aliran air tidak terhambat, sehingga potensi terjadinya genangan saat hujan dapat diminimalkan,” ujarnya

Ia menjelaskan, kegiatan pemeliharaan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan. Kondisi saluran yang bersih diharapkan dapat membantu mengurangi hambatan aliran air, sehingga tidak mudah terjadi penumpukan air di sekitar badan jalan ketika hujan turun.

Selain melakukan pembersihan, perhatian terhadap kondisi drainase juga diperlukan untuk memastikan saluran tetap berfungsi setelah kegiatan selesai. Sebab, material seperti sampah, tanah, dan dedaunan dapat kembali masuk ke saluran apabila kebersihan lingkungan tidak dijaga bersama.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam menjaga kebersihan saluran drainase di lingkungan masing-masing. Menurutnya, upaya pemeliharaan yang dilakukan petugas akan lebih optimal apabila didukung oleh kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran drainase dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Saluran yang sudah dibersihkan perlu dirawat agar tidak kembali tersumbat dan dapat berfungsi dengan baik, terutama saat musim hujan,” tambahnya.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan hasil pemeliharaan drainase. Kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat menyebabkan penyumbatan dan menghambat aliran air. Karena itu, menjaga kebersihan saluran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh warga.

Di sisi lain, kelancaran aliran air juga dipengaruhi oleh kondisi saluran secara keseluruhan, termasuk kapasitas drainase dan jalur pembuangan di bagian hilir. Oleh sebab itu, normalisasi perlu didukung dengan pemantauan serta pemeliharaan berkala agar fungsi saluran dapat tetap terjaga.

Melalui Tim URC, DPUPR Kabupaten Jember terus berupaya melakukan pemeliharaan infrastruktur sesuai kebutuhan di lapangan. Penanganan drainase menjadi salah satu bagian dari upaya menjaga kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas, sekaligus mendukung kondisi jalan agar tetap dapat digunakan dengan baik. (yan)

Galeri Foto