Antisipasi Kemacetan, Panitia Karnaval Jumerto Atur Ulang Rute dan Batasi Waktu Penampilan
- 16 September 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
Antisipasi Kemacetan, Panitia Karnaval Jumerto Atur Ulang Rute dan Batasi Waktu Penampilan
JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 – Persiapan Karnaval Warga Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, terus dimatangkan. Rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Kelurahan Jumerto, Rabu 16 September 2026 siang, membahas berbagai persiapan teknis menjelang pelaksanaan karnaval yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026.
Rapat tersebut diikuti jajaran panitia, ketua RT/RW, Babinsa Serka Luber Tego P., Bhabinkamtibmas Aipda Khairul Anam, serta koordinator lapangan. Selain memastikan kesiapan peserta, panitia juga mematangkan pengaturan rute, waktu pelaksanaan, hingga rekayasa penempatan properti agar kegiatan berjalan tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara berlebihan.
Salah satu konsep yang disepakati dalam pelaksanaan tahun ini adalah meniadakan panggung tinggi bagi tamu VIP di garis finis. Sebagai gantinya, panitia akan menyiapkan tenda kehormatan yang ditempatkan sejajar dengan jalan di kawasan Perempatan Ban.
Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan karnaval yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan posisi yang membaur bersama warga, para pemangku wilayah diharapkan dapat menyaksikan langsung kreativitas dan kemeriahan peserta tanpa sekat panggung.
Lurah Jumerto yang memimpin rapat koordinasi tersebut mengapresiasi gagasan panitia dan warga. Menurutnya, Karnaval Warga merupakan kegiatan yang tumbuh dari semangat kebersamaan masyarakat.
“Karnaval ini pada hakikatnya adalah pesta rakyat, dari warga, oleh warga, dan untuk warga Jumerto. Dengan menggunakan tenda kehormatan yang membaur dengan masyarakat, kita ingin menyapa dan merasakan langsung kebahagiaan warga tanpa ada sekat panggung,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga ketertiban dan kebersihan selama kegiatan berlangsung. Toleransi terhadap pengguna jalan juga menjadi perhatian, mengingat sejumlah ruas jalan akan mengalami pengalihan arus lalu lintas sementara.
“Yang tidak kalah penting, seluruh warga tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan saling bertoleransi, khususnya kepada para pengguna jalan yang jalurnya terpaksa kita alihkan sementara,” tambahnya.
Sementara itu, panitia telah memetakan rute karnaval untuk mengantisipasi kepadatan penonton dan potensi kemacetan. Titik awal atau start ditetapkan di Lapangan Mini RW 1, kemudian peserta bergerak menuju titik akhir di Perempatan Ban.
Dengan 15 perwakilan RT yang akan tampil, pengaturan waktu menjadi salah satu fokus utama panitia. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung efektif dan tidak berakhir terlalu malam.
Koordinator lapangan, Solihin, mengatakan sejumlah ketentuan teknis telah disiapkan. Seluruh properti berukuran besar, kendaraan hias, dan perangkat sound system diwajibkan sudah berada di lokasi sebelum pukul 12.00 WIB.
Selain itu, setiap kontingen RT diberikan waktu maksimal lima menit untuk menampilkan atraksi di depan tenda kehormatan. Pengaturan tersebut diharapkan dapat mencegah antrean panjang dan menjaga kelancaran pergerakan peserta.
Panitia juga menyiapkan pola penempatan properti berukuran besar. Properti milik peserta dengan nomor urut akhir akan diposisikan masuk lebih awal untuk menghindari penumpukan di ruas jalan yang relatif sempit.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Karnaval Warga Kelurahan Jumerto diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas masyarakat, tetapi juga memperkuat kebersamaan antarwarga.
Semangat gotong royong yang terlihat dalam persiapan menjadi bagian penting dari pelaksanaan kegiatan. Warga bersama panitia kini bersiap menyambut karnaval pada Sabtu (19/9/2026) dengan mengedepankan ketertiban, kenyamanan, dan semangat kebersamaan. (sgk)