Antrean BBM di Sejumlah SPBU Jember Terpantau, Kecamatan Ambulu Pastikan Situasi Aman dan Terkendali
- 07 September 2026
- Dibaca 47 Kali
Bagikan Via:
Antrean BBM di Sejumlah SPBU Jember Terpantau, Kecamatan Ambulu Pastikan Situasi Aman dan Terkendali
JEMBER, 07 SEPTEMBER 2026 - Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta kelancaran pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ambulu menggelar pemantauan langsung ke sejumlah SPBU di wilayahnya pada Senin, 07 September 2026.
Pemantauan difokuskan pada dua lokasi, yaitu SPBU 5468101 di Desa Tegalsari dan SPBU 5368136 di Desa Ambulu.
Berdasarkan data pemantauan di SPBU 5468101 Desa Tegalsari, stok BBM tercatat mencukupi, yaitu Pertamax sebanyak 1.200 liter, Pertalite 15.100 liter, Bio Solar 600 liter, dan Pertamina Dex 3.600 liter. Sementara itu, di SPBU 5368136 Desa Ambulu, stok yang tersedia meliputi Pertamax 2.200 liter, Pertalite 7.000 liter, serta Bio Solar 1.200 liter.
Camat Ambulu, Fahrul Asrori, S.H., menegaskan bahwa kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai langkah responsif untuk meninjau ketersediaan pasokan sekaligus mengurai antrean warga di lapangan.
"Kami terus memantau kondisi SPBU di wilayah Kecamatan Ambulu, khususnya terkait stok BBM dan situasi antrean. Berdasarkan hasil pemantauan hari ini, kondisi di masing-masing SPBU relatif aman dan terkendali," ujar Fahrul Asrori.
Fahrul menambahkan bahwa pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait guna memastikan pengaturan antrean berjalan tertib dan lancar.
"Kami memastikan situasi di lapangan tetap kondusif. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di SPBU agar pelayanan dapat berjalan lancar," tambahnya.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak panik (panic buying) dan tidak memborong BBM secara berlebihan.
"Masyarakat kami harapkan tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan saja. Pemerintah akan terus mengawasi ketersediaan pasokan BBM di lapangan," tegas Fahrul.
Langkah pemantauan ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat serta menjaga stabilitas, ketertiban, dan keamanan wilayah. (hen)