Warga Arjasa Jember Cemas Lihat Api Membakar Lahan, BPBD dan Damkar Bergerak Cegah Kebakaran Meluas
- 02 September 2026
- Dibaca 44 Kali
Bagikan Via:
Warga Arjasa Jember Cemas Lihat Api Membakar Lahan, BPBD dan Damkar Bergerak Cegah Kebakaran Meluas
JEMBER, 02 SEPTEMBER 2026 – Kepulan asap dan kobaran api yang muncul dari lahan warga di Dusun Krajan, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Rabu (2/9/2026), sempat membuat masyarakat sekitar cemas. Warga khawatir api yang membakar lahan dan tiga rumpun bambu tersebut merembet ke area lain hingga mendekati permukiman.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WIB di lahan milik Yadi, warga Desa Biting, Kecamatan Arjasa. Api membakar sekitar 50 meter persegi lahan sebelum warga berupaya meminta bantuan kepada petugas.
Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Keberadaan rumpun bambu dan material kering di sekitar lokasi membuat api berpotensi cepat menjalar, terlebih jika kondisi angin mendukung penyebaran kobaran api.
Warga kemudian menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember dan petugas pemadam kebakaran. Laporan tersebut diterima BPBD pada pukul 14.19 WIB.
Petugas BPBD langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 14.30 WIB dan tiba sekitar pukul 14.43 WIB. Bersama Damkar Pos Kalisat, petugas segera melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas.
Bagi masyarakat di sekitar lokasi, kedatangan petugas menjadi langkah penting untuk menghilangkan kekhawatiran terhadap kemungkinan api menjalar ke area permukiman.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang masih berpotensi memicu kebakaran susulan. Sementara itu, Polsek Arjasa melakukan pengamanan dan membantu pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.
Unsur Koramil Arjasa, perangkat RW, serta masyarakat turut mendukung proses penanganan hingga api benar-benar berhasil dikendalikan.
Sekitar pukul 15.10 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan. Kondisi lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali.
TRC BPBD Kabupaten Jember, Nanang Ahmad Fauzi, mengatakan kekhawatiran masyarakat terhadap kebakaran tersebut menjadi hal yang wajar mengingat lokasi kebakaran berada di area lahan yang terdapat material mudah terbakar.
“Yang menjadi perhatian adalah bagaimana api tidak sampai meluas. Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan bersama Damkar melakukan pemadaman serta pendinginan,” ujar Nanang.
Ia menilai respons masyarakat yang segera melaporkan kejadian sangat membantu proses penanganan di lapangan. Dengan laporan yang cepat, petugas dapat segera mendatangi lokasi sebelum api berkembang menjadi lebih besar.
“Kalau masyarakat melihat ada titik api, sebaiknya segera melapor. Jangan menunggu api membesar, karena penanganan lebih awal akan jauh lebih mudah dan risiko meluas bisa ditekan,” jelasnya.
BPBD Jember juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. Warga diminta tidak membakar sampah ketika angin sedang kencang serta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang dipenuhi rumput, semak, dedaunan kering, maupun rumpun bambu.
Penyebab kebakaran di lahan tersebut hingga kini belum diketahui. Namun, dari kejadian ini, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas.
Tidak terdapat kendala dalam proses penanganan. Setelah api dipastikan padam dan proses pendinginan selesai, situasi di Dusun Krajan kembali aman dan kondusif. (bob)