Antrean Terjadi di SPBU Tegalsari, Diskopumdag Pastikan Stok BBM Aman
- 12 September 2026
- Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
Antrean Terjadi di SPBU Tegalsari, Diskopumdag Pastikan Stok BBM Aman
JEMBER, 12 SEPTEMBER 2026 – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember kembali melakukan monitoring ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Pemantauan kali ini dilakukan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tegalsari, Kecamatan Ambulu, Jumat 11 September 2026.
Hasil monitoring menunjukkan ketersediaan BBM di SPBU Tegalsari masih mencukupi kebutuhan konsumen, meskipun terdapat antrean kendaraan di area pengisian. Pemantauan pada pukul 10.40 WIB mencatat stok Pertalite sebanyak 25.357 liter, Pertamax 2.805 liter, Biosolar 1.294 liter, dan Pertamina Dex sebanyak 3.310 liter.
Antrean yang terjadi di SPBU Tegalsari salah satunya dipengaruhi kondisi pasokan di SPBU Blater. Pengiriman Pertalite dan Pertamax ke SPBU tersebut mengalami keterlambatan sehingga sebagian masyarakat memilih melakukan pengisian BBM di SPBU Tegalsari.
Kondisi tersebut membuat antrean di SPBU Tegalsari meningkat. Namun, berdasarkan hasil pemantauan Diskopumdag Jember, ketersediaan BBM di SPBU tersebut masih dalam kondisi cukup untuk melayani masyarakat.
Kepala Diskopumdag Jember Dra. Sartini, M.M., menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan pasokan BBM menuju Kabupaten Jember. Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.
"Diskopumdag Jember sebagai salah satu OPD yang bertugas memantau pergerakan MT dari Depo Tanjungwangi ke Kabupaten Jember terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperoleh pembaruan berapa MT yang menuju Jember dan berapa total BBM yang dibawa," ujarnya.
Menurut Sartini, koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi pasokan secara berkala. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat mengetahui perkembangan distribusi BBM yang masuk ke wilayah Kabupaten Jember.
Sartini juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM. Pemerintah Kabupaten Jember, kata dia, terus berkoordinasi dengan Pertamina, SBM Pertamina, dan Hiswana Migas untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat dapat tercukupi.
"Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina, SBM Pertamina, dan Hiswana Migas bersama-sama untuk mencukupi kebutuhan BBM yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
Monitoring ketersediaan BBM tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam mengikuti perkembangan distribusi BBM di Kabupaten Jember. Pemantauan dilakukan dengan memperhatikan kondisi stok di SPBU serta perkembangan pasokan dari jalur distribusi menuju wilayah Jember. (za)