Apel dan Selawat Warnai Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-Alun Kota Jember
- 23 Oktober 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Apel dan Selawat Warnai Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-Alun Kota Jember
JEMBER, 23 OKTOBER 2026 – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Jember berlangsung melalui rangkaian kegiatan apel santri pada Kamis sore, 22 Oktober 2026, yang dilanjutkan dengan dzikir dan selawat bersama pada malam hari. Kedua kegiatan tersebut digelar di Alun-Alun Kota Jember, menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Apel santri dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang akrab disapa Gus Fawait, selaku pembina apel. Kegiatan ini diikuti oleh kalangan santri dan berbagai unsur masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap peran santri dalam perjalanan sejarah bangsa serta kontribusinya bagi pembangunan Indonesia.
Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran santri dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak mulia, menjunjung tinggi persatuan, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada malam hari melalui dzikir dan selawat bersama di Alun-Alun Kota Jember yang dipimpin oleh Bupati Jember, Gus Fawait. Lantunan selawat yang menggema di pusat kota menghadirkan suasana religius sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam rangkaian peringatan tersebut Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Jember, Penny Artha Medya, SE., AK. Kehadirannya menjadi bagian dari keterlibatan jajaran Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperingati Hari Santri Nasional sebagai momentum untuk memperkuat nilai moral, kebersamaan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Hari Santri tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga pengingat bahwa santri memiliki tanggung jawab dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan, serta membangun karakter generasi muda. Pendidikan pesantren diharapkan terus melahirkan generasi yang memiliki pemahaman agama yang kuat dan mampu berkontribusi dalam bidang sosial, pendidikan, maupun pembangunan daerah.
Melalui rangkaian apel santri serta dzikir dan selawat bersama di Alun-Alun Kota Jember, peringatan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga persatuan, menanamkan akhlak mulia, serta mewujudkan generasi penerus bangsa yang siap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045. (Zee)