logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Awalnya Takut, Indah Rasakan KB Implan Ternyata Tidak Sakit

  • 25 September 2026
  • Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
awalnya-takut-indah-rasakan-kb-implan-ternyata-tidak-sakit-20260925

Awalnya Takut, Indah Rasakan KB Implan Ternyata Tidak Sakit

JEMBER, 24 SEPTEMBER 2026 – Rasa takut sebelum menggunakan alat kontrasepsi masih menjadi salah satu hal yang dirasakan sebagian masyarakat. Indah, warga Desa Dukumencek, juga sempat merasakan hal tersebut ketika hendak mendapatkan pelayanan KB implan di TPMB Fitri Nur Diana, Kecamatan Sukorambi. Kamis (24/92026)

Sebelum pemasangan, Indah mengaku membayangkan proses implan akan terasa sakit. Kekhawatiran tersebut membuatnya sempat merasa takut untuk menjalani pelayanan.

Namun setelah proses pemasangan dilakukan, pengalaman yang dirasakan ternyata tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya. Indah mengatakan pemasangan berlangsung tanpa rasa sakit yang ia khawatirkan.

“Ternyata kalau pakai implan benar-benar tidak sakit dan tidak terasa. Awalnya takut, ternyata sudah pasang tidak sakit sama sekali,” ujar Indah.

Cerita Indah menjadi salah satu pengalaman masyarakat dalam rangkaian pelayanan KB gratis yang dilaksanakan untuk memperingati World Contraception Day (WCD) atau Hari Kontrasepsi Sedunia.

WCD diperingati sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan penggunaan kontrasepsi. Di Kabupaten Jember, momentum tersebut diwujudkan melalui pelayanan KB gratis yang dilaksanakan sejak 7 September hingga 7 Oktober 2026 di fasilitas pelayanan kesehatan dan Tempat Praktik Mandiri Bidan yang tersebar di 31 kecamatan.

Bagi masyarakat yang masih memiliki kekhawatiran mengenai kontrasepsi, informasi dari tenaga kesehatan dapat menjadi langkah awal sebelum menentukan pilihan. Masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan maupun kekhawatiran yang dirasakan sehingga memperoleh penjelasan sesuai kebutuhan.

Hal ini penting karena pilihan metode kontrasepsi dapat berbeda pada setiap orang. Dengan mendapatkan informasi yang cukup, masyarakat dapat lebih memahami pilihan yang tersedia sekaligus mempersiapkan diri sebelum mendapatkan pelayanan.

Pelayanan KB gratis dalam rangka WCD juga menjadi salah satu upaya untuk membuat layanan kontrasepsi lebih mudah dijangkau masyarakat. Tidak harus menunggu adanya kebutuhan mendesak, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi dan mengetahui pilihan KB yang tersedia.

Selain memperluas akses terhadap kontrasepsi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk lebih sadar terhadap perencanaan keluarga. Perencanaan tersebut dapat membantu keluarga mengatur kehamilan dan jarak kelahiran sesuai kondisi serta kesiapan keluarga.

Bagi warga Jember yang ingin mendapatkan pelayanan KB gratis, aksesnya pun dibuat dekat dengan masyarakat. Warga dapat langsung menghubungi fasilitas kesehatan terdekat atau Tempat Praktik Mandiri Bidan untuk menanyakan pelayanan yang tersedia. Informasi juga dapat diperoleh melalui Penyuluh KB di kecamatan masing-masing.

Jadi, bagi masyarakat yang masih ragu atau takut untuk menggunakan kontrasepsi, tidak perlu menyimpan kekhawatiran sendiri. Konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan dan cari informasi mengenai pilihan yang tersedia.

Rangkaian pelayanan KB gratis ini masih berlangsung hingga 7 Oktober 2026. Kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan informasi sekaligus pelayanan KB secara gratis, sesuai dengan layanan yang tersedia di fasilitas kesehatan atau TPMB masing-masing.

Melalui pelayanan yang mudah dijangkau dan tanpa biaya, masyarakat diharapkan semakin terbuka untuk mendapatkan informasi mengenai kontrasepsi dan mulai merencanakan keluarga dengan lebih baik.nay

Galeri Foto