logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Gus Fawait Tambah Insentif Ketua Pengajian, Sholawat Kampung Jadi Ruang Aspirasi di Jember

  • 07 April 2026
  • Dibaca 251 Kali
Bagikan Via:
gus-fawait-tambah-insentif-ketua-pengajian-sholawat-kampung-jadi-ruang-aspirasi-di-jember-20260407

Gus Fawait Tambah Insentif Ketua Pengajian, Sholawat Kampung Jadi Ruang Aspirasi di Jember

JEMBER, 07 APRIL 2026 - Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) membuka ruang dialog langsung dengan ratusan guru ngaji melalui kegiatan Sholawat Kampung di Balai Desa Mumbulsari, Kecamatan Mumbulsari, Selasa, 07 April 2026. Acara yang merupakan bagian dari rangkaian program Bunga Desaku hari kedua bulan ini menjadi wadah interaksi partisipatif antara pemerintah daerah dan masyarakat bawah.

Dalam forum tersebut, Gus Fawait tidak hanya menyampaikan sambutan, tetapi juga membuka tanya jawab mengenai penyaluran insentif guru ngaji bagi penerima muslim maupun non-muslim. Program insentif ini telah digulirkan sejak 2025 dengan sekitar 22 ribu penerima pada tahun pertama. Pada 2026, jumlah penerima tercatat lebih dari 20 ribu orang.

Gus Fawait menyampaikan kabar gembira yang disambut antusias peserta. “Tahun ini kita juga akan memberikan insentif kepada ketua pengajian, tidak hanya guru ngaji. Ini bentuk apresiasi dari Pemkab Jember dan akan direalisasikan di 2026,” ujarnya.

Ia menegaskan aturan ketat agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan. “Kalau ada yang merangkap, harus memilih. Tidak boleh dobel,” tegas Gus Fawait.

Berdasarkan data Bagian Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, hingga saat ini sebanyak 20.007 guru ngaji telah menerima insentif sebesar Rp1,5 juta per orang. Pencairan dilakukan sebelum Hari Raya Idulfitri, yang menurut Bupati belum pernah terjadi pada periode sebelumnya.

“Alhamdulillah bisa dicairkan sebelum lebaran. Saya tahu sebelumnya belum pernah ada,” kata Gus Fawait yang disambut tepuk tangan para guru ngaji.

Meski demikian, masih terdapat 692 penerima yang belum menerima pencairan. Pemerintah menargetkan penyelesaian sisa tersebut dalam waktu dekat. “Minimal minggu depan sudah bisa cair,” ujarnya.

Terpisah, Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP, MM, memberikan dukungan penuh terhadap program yang digagas Gus Bupati Fawait ini. Menurutnya, Sholawat Kampung telah menjadi ruang aspirasi yang efektif bagi masyarakat.

“Kami sangat mendukung program Gus Bupati Fawait, khususnya Sholawat Kampung yang jadi ruang aspirasi langsung. Penambahan insentif untuk ketua pengajian ini adalah langkah nyata apresiasi pemerintah terhadap para tokoh yang mendampingi pendidikan keagamaan di tingkat kampung. Ini akan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Jember yang lebih sejahtera,” kata Deni Hadiatullah.

Momentum Sholawat Kampung menunjukkan pendekatan pemerintah yang semakin partisipatif, menyampaikan capaian sekaligus membuka umpan balik dari masyarakat. Bagi para guru ngaji, insentif ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan pengakuan atas peran mereka dalam pendidikan keagamaan lokal.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Jember memperluas jangkauan kesejahteraan sosial, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan elemen masyarakat di tingkat desa. (dan)

Galeri Foto