logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Bagian dari Pemerintah, Bupati Jember Silaturrahmi dengan Kades se-Bangsalsari

  • 18 Juni 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
bagian-dari-pemerintah-bupati-jember-silaturrahmi-dengan-kades-se-bangsalsari-20260618

Bagian dari Pemerintah, Bupati Jember Silaturrahmi dengan Kades se-Bangsalsari

JEMBER, 18 JUNI 2026 -Kunjungan kerja Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. ke Puskesmas Bangsalsari, Rabu 17 Juni 2026, dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan berdialog dengan para kepala desa se-Kecamatan Bangsalsari. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Makan Stayco, Desa Langkap, tersebut menjadi forum untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi desa sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Desa Gambirono, Sukorejo, Banjarsari, Bangsalsari, Karangsono, Langkap, Badean, Tugusari, Petung, dan Tisnogambar. Sementara Kepala Desa Curah Kalong berhalangan hadir. Dalam suasana santai namun penuh makna, para kepala desa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pelayanan publik dan pembangunan di wilayah masing-masing.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah belum tersedianya Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Kecamatan Bangsalsari. Selain itu, sejumlah kepala desa juga menyampaikan kondisi infrastruktur yang mulai mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera demi menunjang aktivitas masyarakat.

Bupati Jember menegaskan bahwa kepala desa merupakan ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah berkewajiban mendengar dan menampung berbagai persoalan yang muncul di desa agar dapat segera dicarikan solusi.

“Pertemuan ini merupakan bagian dari silaturahmi antara pemerintah daerah dengan kepala desa. Kami ingin mendengar secara langsung persoalan yang dihadapi desa karena kepala desa adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Menanggapi keluhan terkait PPAT, Bupati memastikan pemerintah daerah akan segera menyelesaikan persoalan tersebut. Ia berharap kebutuhan layanan pertanahan masyarakat di Bangsalsari dapat terpenuhi dalam waktu dekat.

“Insyaallah permasalahan PPAT akan segera kami tuntaskan. Semoga bulan Juli mendatang sudah clear sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukorejo, Luluk Novita, menyampaikan bahwa banyak desa saat ini menghadapi persoalan serupa, terutama terkait kerusakan infrastruktur. Menurutnya, keterbatasan Dana Desa membuat perbaikan belum dapat dilakukan secara maksimal. Namun aspirasi yang disampaikan mendapat respons positif dari Bupati dan diharapkan segera ditindaklanjuti demi mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (al)

Galeri Foto