logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

Bakesbangpol Jember Matangkan Persiapan Hari Pahlawan 2026, Upacara dan Napak Tilas Digelar dalam Satu Rangkaian

  • 06 November 2026
  • Dibaca 63 Kali
Bagikan Via:
bakesbangpol-jember-matangkan-persiapan-hari-pahlawan-2026-upacara-dan-napak-tilas-digelar-dalam-satu-rangkaian-20261106

Bakesbangpol Jember Matangkan Persiapan Hari Pahlawan 2026, Upacara dan Napak Tilas Digelar dalam Satu Rangkaian

JEMBER – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gabungan di Alun-Alun Jember, Kamis (5/11/2026). Rakor tersebut dilaksanakan untuk mematangkan persiapan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2026 agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, khidmat, dan sarat nilai sejarah perjuangan bangsa.

Rakor dipimpin oleh Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Jember, Siswanto, S.Si.T., M.T., bersama Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan, Mega Wulandari, S.STP., M.M. Kegiatan ini dihadiri Kasatpol PP selaku penyelenggara upacara, unsur Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporabudpar), Polres Jember, serta panitia dari organisasi kemasyarakatan, yakni KBPP Polri dan GM FKPPI.

Salah satu poin penting yang disepakati dalam rapat tersebut adalah mengintegrasikan Upacara Peringatan Hari Pahlawan dengan kegiatan Napak Tilas dalam satu rangkaian acara tanpa jeda. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan kesinambungan kegiatan sekaligus memberikan pengalaman sejarah yang lebih bermakna bagi peserta dan masyarakat.

Kegiatan Napak Tilas dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB, tepat setelah Upacara Bendera selesai. Rute perjalanan dimulai dari depan Bank BTN di kawasan Pemerintah Kabupaten Jember dan berakhir di Musholla Ar Rohim, kawasan Kreongan, sebelah RS Paru Jember.

Napak Tilas tahun ini mengangkat kisah heroik penyelamatan jenazah Letkol Moch. Sroedji oleh Kyai Dahnan. Kisah perjuangan tersebut akan dihidupkan kembali melalui drama kolosal yang melibatkan sekitar 120 pelajar.

Diperkirakan sebanyak 1.050 peserta akan mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas kelompok marching band, personel TNI dari Yonif 509 dan satuan Armed, Polres Jember, Satpol PP, Resimen Mahasiswa (Menwa), Pramuka, pelajar tingkat SMP, SMA, dan SMK, serta berbagai elemen organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

Dalam skenario pelaksanaan, seluruh barisan peserta Napak Tilas harus sudah terbentuk dan siap di titik pemberangkatan ketika Bupati Jember beserta tamu undangan VIP menyelesaikan agenda transit setelah upacara. Selanjutnya, Bupati akan berjalan kaki menuju titik start untuk melepas sekaligus memimpin keberangkatan barisan peserta.

Salah satu bagian utama kegiatan adalah pementasan drama kolosal yang dipusatkan di depan tribun Bupati Jember. Dalam adegan tersebut, para pelajar akan memperagakan peristiwa bersejarah, termasuk prosesi khusus penyerahan bendera dari pemeran kepada Bupati Jember sebagai bagian dari rangkaian atraksi.

Sementara itu, di lokasi akhir Napak Tilas, yakni kawasan Kreongan, akan dilaksanakan penandatanganan prasasti sejarah dan penyerahan bantuan sembako secara simbolis oleh Bupati Jember kepada masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Mega Wulandari menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur panitia, khususnya organisasi kemasyarakatan yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Ia menyampaikan bahwa koordinasi dan pembagian tugas harus dipastikan berjalan optimal, terutama dalam pengaturan massa, kesiapan tenda peserta di lokasi finis, serta dukungan teknis berupa sound system agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung tanpa kendala.

"Melalui koordinasi dan sinergi seluruh pihak, kami berharap peringatan Hari Pahlawan tahun ini tidak hanya berjalan tertib dan lancar, tetapi juga mampu menghadirkan nilai edukasi sejarah serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme, khususnya bagi generasi muda. Napak Tilas ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mewariskan nilai perjuangan kepada generasi penerus," ujar Mega.

Melalui Rakor Gabungan ini, Bakesbangpol Kabupaten Jember berharap seluruh unsur yang terlibat dapat menjalankan tanggung jawab sesuai tugas masing-masing. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, pelajar, dan organisasi kemasyarakatan diharapkan menjadikan peringatan Hari Pahlawan 2026 di Kabupaten Jember berlangsung khidmat, heroik, dan berkesan bagi masyarakat.

Peringatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kesatuan, serta semangat kebangsaan dengan meneladani pengorbanan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.(but)

Galeri Foto