logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Banjir Luapan di Mumbulsari Rusak Rumah Warga dan Picu Longsor Irigasi, BPBD Salurkan Bantuan

  • 09 April 2026
  • Dibaca 323 Kali
Bagikan Via:
banjir-luapan-di-mumbulsari-rusak-rumah-warga-dan-picu-longsor-irigasi-bpbd-salurkan-bantuan-20260409

Banjir Luapan di Mumbulsari Rusak Rumah Warga dan Picu Longsor Irigasi, BPBD Salurkan Bantuan

JEMBER, 09 APRIL 2026 - Banjir luapan akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda Dusun Krajan, Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Rabu 08 April 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta longsornya tebing saluran irigasi sepanjang sekitar 100 meter.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, satu rumah milik Asmuri (52) yang dihuni tiga jiwa mengalami kerusakan ringan pada bagian tembok samping dapur dengan ukuran sekitar 2 meter x 2,5 meter.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, Shofi Diaulhaq, menjelaskan bahwa hujan deras yang terjadi sejak siang hari memicu peningkatan debit air di saluran irigasi setempat.

“Kenaikan debit air mulai terjadi sekitar pukul 12.30 WIB dan pada pukul 15.00 WIB menyebabkan longsor di tebing saluran irigasi hingga menutup aliran air,” ujar Shofi saat dikonfirmasi, Kamis 09 April 2026.

Akibat tersumbatnya aliran tersebut, air meluap ke permukiman warga. Sekitar pukul 16.00 WIB, luapan air itu mengakibatkan tembok dapur rumah warga ambrol.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim BPBD Jember bergerak ke lokasi pada Kamis pagi. Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB, petugas langsung melakukan koordinasi dengan perangkat desa serta melakukan asesmen cepat untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan.

Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, paket kebersihan, terpal, makanan siap saji, lauk-pauk, peralatan makan dan masak, selimut, serta sandang.

Anggota TRC BPBD Jember lainnya, Asrio Putra, mengatakan bahwa kondisi terkini di lokasi sudah mulai tertangani secara darurat. Menurutnya, untuk sementara, bagian dapur yang rusak ditutup menggunakan terpal agar tetap bisa digunakan.

"Sementara itu, warga bersama perangkat desa telah melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor yang menutup saluran irigasi,” kata Asrio.

Ia menambahkan, tidak ada kendala berarti dalam proses penanganan di lapangan. Seluruh unsur, mulai dari BPBD, perangkat desa, hingga masyarakat setempat, terlibat aktif dalam upaya penanganan bencana tersebut.

BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. Selain itu, instansi terkait juga diminta segera melakukan tindak lanjut guna mencegah kejadian serupa terulang.

Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (tgh)

Galeri Foto