logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Banjir Melanda Kabupaten Jember: Puluhan Rumah dan Jalan Terendam, Warga Berangsur Kembali Aktivitas Normal

  • 25 Oktober 2025
  • Dibaca 1507 Kali
Bagikan Via:
banjir-melanda-kabupaten-jember-puluhan-rumah-dan-jalan-terendam-warga-berangsur-kembali-aktivitas-normal-20251025

Banjir Melanda Kabupaten Jember: Puluhan Rumah dan Jalan Terendam, Warga Berangsur Kembali Aktivitas Normal

Jember, 25 Oktober 2025 – Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Sabtu, 25 Oktober 2025, tepatnya pukul 15.07 WIB. Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang terjadi sejak Jumat, 24 Oktober 2025, pukul 15.00 WIB. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang ini menyebabkan kenaikan debit air di Sungai Uling. Selain itu, tumpahan air dari Desa Yosorati semakin memperparah kondisi banjir, menggenangi jalan dan halaman rumah warga.

Berdasarkan pemantauan lapangan, banjir berdampak pada beberapa dusun di Desa Sumberagung, meliputi Banjarejo Barat, Banjarejo Tengah, Banjarejo Timur, dan Tambakrejo. Sekitar 20 rumah warga dengan pondasi rendah sudah terendam air setinggi ±20 cm, sementara halaman rumah lainnya juga tergenang. Akses jalan di pedusunan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun empat, sehingga mobilitas warga sempat terhambat. Di Dusun Tunggangan, Desa Yosorati, banjir lebih parah, dengan 90 kepala keluarga atau sekitar 270 jiwa terdampak, dan tinggi air mencapai 30–60 cm. Jalan RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 20 juga terendam hingga ±90 cm, membuat akses kendaraan sepenuhnya terputus.
Tim BPBD Kabupaten Jember bersama relawan lokal dan Destana Karang Bayat langsung merespons kejadian tersebut. Sejak pukul 09.00 WIB, Sabtu, 25 Oktober 2025, tim melakukan pemantauan kondisi banjir, asesmen lokasi terdampak, serta membantu membersihkan rumah warga yang masih tergenang air. Dokumentasi kegiatan tanggap darurat juga dilakukan untuk mendukung laporan resmi kepada pihak berwenang. Keterlibatan BPBD, relawan, dan masyarakat setempat menunjukkan koordinasi yang efektif dalam menghadapi bencana ini.
Hingga pukul 14.30 WIB, kondisi banjir mulai berangsur surut. Di Banjarejo, ketinggian debit air berkurang menjadi 20–40 cm, sedangkan di Tambakrejo tersisa ±10–30 cm. Aktivitas warga di wilayah terdampak mulai kembali normal, meski pemantauan tetap dilakukan secara berkala. BPBD menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem berikutnya, mengingat intensitas hujan tinggi yang masih berpotensi terjadi.
BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar seluruh pihak terkait terus melakukan pemantauan dan memastikan kesiapsiagaan warga. Sinergi antara pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat terbukti penting dalam meminimalkan dampak bencana. Peringatan dini cuaca ekstrem menjadi kunci bagi warga untuk menyiapkan langkah antisipasi, sehingga risiko kehilangan harta maupun jiwa dapat ditekan. Kejadian ini kembali menegaskan pentingnya budaya siaga bencana di Kabupaten Jember.

Galeri Foto