Bapperida Jember Perkuat Kemitraan, Kejar Eliminasi AIDS-TB-Malaria 2030
- 04 September 2026
- Dibaca 34 Kali
Bagikan Via:
Bapperida Jember Perkuat Kemitraan, Kejar Eliminasi AIDS-TB-Malaria 2030
JEMBER, 04 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pencegahan dan pengendalian AIDS, tuberkulosis (TB), dan malaria (ATM). Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan Forum Kemitraan Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (PP ATM).
Forum tersebut digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Jember bersama Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes) selama dua hari, 2-3 September 2026. Kegiatan dipusatkan di Sekretariat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jember.
Penguatan forum kemitraan ini menjadi bagian dari tindak lanjut dukungan pendanaan Global Fund melalui program Resilient and Sustainable System for Health (RSSH). Program tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem kesehatan yang tangguh, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Pada hari pertama, Rabu 02 September 2026, pembahasan difokuskan pada penguatan kemitraan berbasis anggaran desa/kelurahan dan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.
Pertemuan yang berlangsung secara luring dan daring itu melibatkan jajaran Bapperida, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para camat, kepala desa/lurah, hingga kepala puskesmas se-Kabupaten Jember.
Salah satu agenda utama ialah mendorong integrasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Selain itu, forum membahas pembentukan Desa Siaga TB sebagai bagian dari penguatan penanggulangan tuberkulosis di tingkat komunitas.
Pada hari kedua, Kamis 03 September 2026, cakupan kemitraan diperluas dengan melibatkan unsur di luar pemerintahan. Forum mempertemukan lintas OPD dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Forum CSR, BUMN/BUMD, rumah sakit, organisasi masyarakat sipil, serta perwakilan dunia usaha.
Keterlibatan berbagai sektor tersebut diarahkan untuk menyatukan dukungan dan komitmen dalam mempercepat eliminasi AIDS, TB, dan malaria di Kabupaten Jember.
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bapperida Kabupaten Jember, Erwin Prasetyo, S.H, M.H, mengatakan penguatan kemitraan harus berujung pada komitmen nyata di tingkat desa dan kelurahan.
"Melalui penguatan forum kemitraan ini, Bapperida mendorong agar seluruh desa dan kelurahan di Jember memiliki komitmen tertulis dalam penganggaran PP ATM. Sinergi antara puskesmas, pemerintah desa, dan kader lapangan adalah kunci utama dalam mewujudkan target eliminasi ATM pada tahun 2030," kata Erwin.
Menurut dia, keberhasilan program tidak cukup hanya mengandalkan intervensi sektor kesehatan. Dukungan pemerintah desa, kader, dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar upaya pencegahan dan pengendalian penyakit dapat berjalan hingga tingkat masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Bapperida Kabupaten Jember, Muhammad Zuhdi, S.E, menilai sektor swasta dan dunia usaha memiliki posisi strategis dalam mendukung program tersebut.
Ia mengatakan dukungan dapat diperkuat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
"Sektor swasta dan dunia usaha memiliki peran strategis melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bapperida siap menjembatani pemetaan kebutuhan program penanggulangan ATM dengan porsi bantuan dari mitra non-pemerintah, sehingga kontribusi dunia usaha di Kabupaten Jember benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung," ujar Zuhdi.
Forum tersebut kemudian menghasilkan penandatanganan komitmen bersama dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Dokumen tersebut menjadi pijakan untuk memastikan hasil pembahasan tidak berhenti pada forum, tetapi diterjemahkan ke dalam program dan dukungan konkret di lapangan.
Pemkab Jember berharap penguatan kemitraan lintas sektor tersebut dapat mempercepat pencapaian target eliminasi AIDS, TB, dan malaria pada 2030 secara terintegrasi dan berkelanjutan. (tqr)