logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Mangli

Bencana Datang Cepat: Luapan Sungai Bedadung Rendam Mangli, Satu Keluarga Dievakuasi Dramatis

  • 16 Desember 2025
  • Dibaca 748 Kali
Bagikan Via:
bencana-datang-cepat-luapan-sungai-bedadung-rendam-mangli-satu-keluarga-dievakuasi-dramatis-20251216

Bencana Datang Cepat: Luapan Sungai Bedadung Rendam Mangli, Satu Keluarga Dievakuasi Dramatis

PPID.JEMBER — Jember kembali berduka. Hujan deras yang mengguyur Kota Jember sejak siang hari pada Senin, 15 Desember 2025, memicu luapan besar dari Sungai Bedadung. Luapan ini menimbulkan dampak serius, terutama di wilayah hilir yang dilewati alirannya, termasuk di Kelurahan Mangli. Dampak terparah terasa di kawasan Perumahan Mangli Indah Permai.

Debit air Sungai Bedadung yang melintas di Kelurahan Mangli meningkat drastis hingga meluap melewati daerah aliran sungai (DAS). Air mulai merangsek masuk ke permukiman warga sekitar pukul 18:00 WIB. Kenaikan air terjadi begitu cepat dan masif, menyebabkan banyak warga panik. Sebagian besar warga hanya sempat menyelamatkan diri dan tidak sempat mengamankan harta benda mereka. Dalam waktu singkat, ketinggian air sudah mencapai dada orang dewasa.

Pada saat kondisi kritis tersebut, ditemukan ada satu keluarga yang masih terjebak di dalam rumah. Keluarga yang terdiri dari tiga orang ini – suami, istri, dan seorang anak perempuan – awalnya sempat bertahan di tempat yang lebih tinggi di dalam rumah karena tidak menyangka arus akan sedahsyat itu.

Melihat kondisi arus banjir yang sangat deras, evakuasi mandiri oleh warga lokal mustahil dilakukan. Ketua RT setempat, Pak Kardiyat, bersama warga lain segera bertindak cepat. Mereka langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember untuk meminta bantuan evakuasi. Dibutuhkan setidaknya perahu karet dan tim profesional untuk menembus arus yang kuat.

Pak Kardiyat menjelaskan, "Yang dievakuasi tadi Pak Alwi beserta anak perempuan satu dan istrinya. Nah itu tadi dipikirnya kan enggak dahsyat segini. Bertahanlah di atas gitu. Setelah kelihatan arusnya besar, saya telepon, 'Pak Alwi gimana? Turun kalau bisa.' Mau matikan listrik saja enggak berani, karena sudah dalam sekali. Sudah dalam, jadi enggak sempat untuk itu. Akhirnya kita minta tolong BPBD tadi."

Sekitar pukul 21:00 WIB, tim BPBD Kabupaten Jember tiba di lokasi dengan membawa perahu karet dan seluruh peralatan evakuasi yang dibutuhkan. Tanpa membuang waktu, tim segera melakukan briefing singkat untuk menyusun rencana evakuasi yang aman dan lancar, mengingat bahaya arus deras.

Evakuasi pun dimulai. Perahu karet digunakan untuk menjangkau rumah korban. Demi menjaga stabilitas dan keselamatan tim serta korban, perahu karet diikat dengan tali yang kuat. Tali ini kemudian ditarik oleh gabungan tim BPBD dan warga yang berada di area yang lebih aman, melawan derasnya arus banjir.

Syukurlah, proses evakuasi berjalan sukses. Keluarga tersebut berhasil dikeluarkan dari rumah yang terendam air dengan selamat dan dalam kondisi sehat. Mereka langsung mendapatkan penanganan awal. Untuk sementara, para korban banjir di Perumahan Mangli Indah Permai ditempatkan di Balai RT terdekat, tempat yang lebih aman dan kering, sambil menunggu air surut dan memulai pembersihan.

BPBD Jember mengingatkan seluruh warga yang tinggal di bantaran Sungai Bedadung untuk selalu siaga dan segera mengungsi ke tempat aman jika debit air sungai kembali meningkat drastis, terutama saat musim hujan ekstrem.

Galeri Foto