logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Berawal dari Wadul Gus'e, BPBD Temukan 85 KK di Gumuksari Kalisat Butuh Air Bersih

  • 12 Oktober 2026
  • Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
berawal-dari-wadul-guse-bpbd-temukan-85-kk-di-gumuksari-kalisat-butuh-air-bersih-20261012

Berawal dari Wadul Gus'e, BPBD Temukan 85 KK di Gumuksari Kalisat Butuh Air Bersih

JEMBER, 12 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melakukan asesmen terhadap permohonan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Dusun Kasengan, RT 01 RW 06, Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat, Senin 12 Oktober 2026. Hasil asesmen menunjukkan sebanyak 85 kepala keluarga (KK) membutuhkan bantuan air bersih akibat sumur warga yang mulai mengering selama musim kemarau.

Asesmen dilakukan setelah adanya laporan masyarakat melalui Wadul Gus’e yang disampaikan oleh Ummamah Nurul Hati mah. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD Kabupaten Jember turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sumber air dan kebutuhan warga terdampak.

Tim BPBD berangkat menuju lokasi pada pukul 10.00 WIB dan tiba di Kantor Desa Gumuksari sekitar pukul 10.30 WIB. Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan sekretaris desa (sekdes), kemudian bersama sekdes dan kepala dusun menemui pelapor di kediamannya. Tim juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah sumur warga serta mendokumentasikan kondisi di lapangan.

Berdasarkan hasil asesmen, wilayah RT 01 RW 06 Dusun Kasengan selama ini mengandalkan sumur sebagai sumber utama air bersih. Namun, kawasan tersebut belum memiliki jaringan pipanisasi yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Dampak musim kemarau menyebabkan sejumlah sumur warga mengalami kekeringan. Bahkan, sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter dilaporkan mengalami penurunan kualitas air, dengan kondisi keruh dan kotor sehingga tidak layak diandalkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Kondisi tersebut memaksa warga mencari sumber air alternatif ke sungai yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman. Situasi ini menambah beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, terutama untuk keperluan rumah tangga sehari-hari.

Personel BPBD Kabupaten Jember, Ferry Sukirno Putra, mengatakan bahwa hasil pemeriksaan lapangan ini menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.

Dari hasil pendataan, sebanyak 85 KK di RT 01 RW 06 Dusun Kasengan tercatat membutuhkan dukungan pemenuhan air bersih. Jumlah tersebut menjadi perhatian dalam penyusunan langkah penanganan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

“Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, sebanyak 85 kepala keluarga di Dusun Kasengan, Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat, membutuhkan bantuan air bersih akibat dampak musim kemarau. Sumur-sumur warga mengalami kekeringan, bahkan sebagian air yang masih tersedia kondisinya keruh dan kotor. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa mengambil air dari sungai yang jaraknya sekitar satu kilometer,” ujar Ferry Sukirno Putra.

Ia menambahkan, hasil asesmen merekomendasikan penyaluran bantuan air bersih berkapasitas 5.000 liter setiap empat hari sekali, serta bantuan empat unit tandon air untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah desa akan mengirimkan surat permohonan resmi kepada BPBD Kabupaten Jember. Pihak desa juga akan menyiapkan pangkon atau dudukan tandon air untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan di lokasi terdampak.

Dalam rekomendasinya, tim asesmen mengusulkan distribusi bantuan air bersih secara berkala setiap empat hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter. Selain itu, direkomendasikan pula penyaluran empat unit tandon air untuk membantu penyimpanan dan memudahkan warga mengakses air bersih.

Hasil asesmen tersebut juga merekomendasikan penerusan informasi kepada dinas terkait agar dapat dilakukan penanganan lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk upaya mengatasi persoalan pemenuhan air bersih pascakejadian.

Kegiatan asesmen melibatkan BPBD Kabupaten Jember, sekretaris desa, kepala dusun, unsur RT/RW, serta warga setempat. Melalui asesmen ini, diharapkan penanganan dampak kekeringan di Dusun Kasengan dapat dilakukan secara terarah sehingga kebutuhan air bersih bagi 85 KK terdampak dapat segera ditindaklanjuti. (bob)

Galeri Foto