logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Berikan Bantuan Sembako kepada Pemulung, Bupati Jember Sebut Pabrik Pengelolaan Sampah Akan Ciptakan 1.000 Lapangan Kerja

  • 27 Juni 2026
  • Dibaca 138 Kali
Bagikan Via:
berikan-bantuan-sembako-kepada-pemulung-bupati-jember-sebut-pabrik-pengelolaan-sampah-akan-ciptakan-1000-lapangan-kerja-20260628

Berikan Bantuan Sembako kepada Pemulung, Bupati Jember Sebut Pabrik Pengelolaan Sampah Akan Ciptakan 1.000 Lapangan Kerja

JEMBER, 27 JUNI 2026 - Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait SE. MSc., Sabtu 27 Juni 2026, didampingi Pj. Sekda, Achmad Imam Fauzi, S.P, M.Si, serta kepala dinas terkait, melihat langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Pakusari.

Bahkan saat mengunjungi 'bukit' sampah tersebut, Bupati tidak mengenakan masker, dan tidak canggung menyalami pegawai kebersihan dan juga warga yang tinggal di TPA Pakusari sebagai pemulung yang biasa berkecimpung dengan sampah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada puluhan warga, dan menyampaikan terkait dengan ditutupnya TPA Pakusari, termasuk akan adanya investor yang akan mengelola sampah di Jember.

"Bapak Ibu sekalian, TPA ini akan ditutup permanen, dan akan diganti dengan pendirian pabrik pengelolaan sampah, tapi bapak ibu tidak perlu khawatir, karena pabrik pengelolaan sampah itu nanti juga akan menyerap tenaga kerja antara 500 sampai 1000 tenaga kerja," ujar Bupati Muhammad Fawait menyampaikan kepada warga.

Tidak hanya itu, lokasi TPA Pakusari nanti juga akan disulap menjadi destinasi wisata, terutama wisata edukasi, sehingga juga bisa menumbuhkan usaha UMKM di sekitarnya.

Tidak hanya itu, Bupati juga mengaku bersyukur, Kabupaten Jember terpilih sebagai tempat pengelolaan sampah yang ditunjuk oleh Pemerintah pusat, sehingga Jember akan kembali pada kejayaanya sebagai kota penyangga di Ujung Timur Pulau Jawa, terutama di wilayah Tapal Kuda dan Sekar Kijang.

"Tidak semua daerah bisa mendapatkan investasi terkait pengelolaan sampah, hanya ada 20 Kabupaten se Indonesia yang dipilih, dan salah satunya adalah Kabupaten Jember, semua ini berkat kerjasama antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, terutama juga usaha yang dilakukan oleh Gus Chozin (anggota DPRD EI dari Fraksi PKB)," paparnya.

Bupati menghimbau, agar mulai saat ini, masyarakat mulai melakukan pemilahan sampah, antara sampah organik dan anorganik harus dipilah dirumah, agar setelah pabrik pengelolaan sampah berdiri, sampah milik warga bisa memiliki nilai ekonomis.

"Mulai sekarang, masyarakat harus membiasakan untuk memilah sampah dari rumah, antara sampah organik atau sampah dapur, dipisahkan dengan sampah anorganik, karena nanti, sampah-sampah itu akan menjadi sumber pendapatan," pungkasnya. (al)

Galeri Foto