Bimtek Rutin PPL Jember Perkuat Pemahaman Program Oplah
- 18 Agustus 2026
- Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
Bimtek Rutin PPL Jember Perkuat Pemahaman Program Oplah
JEMBER, 18 AGUSTUS 2026 – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember terus memperkuat kapasitas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam mendukung pelaksanaan program Optimasi Lahan (Oplah).
Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) PPL yang digelar secara rutin di Aula Besar Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Selasa, 18 Agustus 2026.
Kegiatan ini diikuti jajaran PPL serta staf DTPHP Kabupaten Jember. Materi bimtek disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Pertanian, Moch. Kosim, S.TP., M.P.
Bimtek menjadi salah satu sarana untuk menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat koordinasi antara jajaran dinas dengan para penyuluh yang berada di lapangan. Pembahasan difokuskan pada pelaksanaan dan pendampingan program Oplah agar dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Moch. Kosim mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas PPL. Menurutnya, penyuluh memiliki peran penting dalam menyampaikan kebijakan sekaligus memberikan pendampingan kepada petani.
“Bimtek ini kami lakukan secara rutin untuk memperkuat pemahaman PPL terkait program Oplah. Harapannya, informasi dan kebijakan yang ada bisa tersampaikan dengan baik kepada petani serta pelaksanaannya di lapangan semakin optimal,” ujar Kosim.
Program Oplah sendiri menjadi salah satu upaya untuk mendorong pemanfaatan lahan pertanian secara lebih optimal. Dengan pendampingan yang dilakukan PPL, lahan yang menjadi sasaran program diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih produktif dan mendukung peningkatan produksi pertanian.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi dan evaluasi. Para PPL dapat menyampaikan perkembangan maupun berbagai kondisi yang ditemui ketika melakukan pendampingan di wilayah kerja masing-masing.
Kosim menilai komunikasi antara penyuluh dan jajaran dinas perlu terus diperkuat. Dengan koordinasi yang berjalan baik, berbagai kendala di lapangan dapat lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti.
“PPL merupakan ujung tombak pendampingan kepada petani. Karena itu, peningkatan kapasitas dan koordinasi harus terus dilakukan agar program yang dijalankan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi petani,” katanya.
Melalui bimtek yang dilaksanakan secara berkelanjutan tersebut, DTPHP Jember berharap kemampuan PPL semakin meningkat. Pendampingan yang lebih optimal diharapkan mampu mendukung keberhasilan program Oplah sekaligus memperkuat sektor pertanian Kabupaten Jember. (ima)