logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Bekali Nelayan Papuma Pengetahuan Kebencanaan dan PPGD, Perkuat Budaya Keselamatan Melaut

  • 30 Juli 2026
  • Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-bekali-nelayan-papuma-pengetahuan-kebencanaan-dan-ppgd-perkuat-budaya-keselamatan-melaut-20260731

BPBD Jember Bekali Nelayan Papuma Pengetahuan Kebencanaan dan PPGD, Perkuat Budaya Keselamatan Melaut

JEMBER, 30 JULI 2026 – Upaya meningkatkan keselamatan dan kesiapsiagaan nelayan terus diperkuat melalui Sosialisasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nelayan yang digelar di kawasan Pantai Papuma, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Jember, DKPPP Kabupaten Jember, serta BPJS Ketenagakerjaan Jember.

Sekitar 50 nelayan dari berbagai wilayah pesisir Kabupaten Jember mengikuti kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 14.00 WIB. Selain memperoleh pembekalan mengenai keselamatan kerja, para peserta juga menerima kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang berlaku selama satu tahun serta bantuan peralatan keselamatan melaut berupa pelampung, ring buoy, dan flare dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Seksi Pemberdayaan Nelayan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Sri Marlina serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Jember drh. Sugiyarto, S.KH., M.Si. Setelah penyerahan bantuan secara simbolis, peserta memperoleh materi mengenai K3 nelayan, jaminan keselamatan sosial, dasar-dasar kebencanaan, hingga Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).

Tim BPBD Jember juga memberikan praktik penyelamatan korban di laut sebagai bagian dari penguatan kapasitas nelayan dalam menghadapi situasi darurat. Simulasi tersebut disambut antusias para peserta karena memberikan gambaran langsung mengenai langkah-langkah penyelamatan yang tepat ketika terjadi kecelakaan di laut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, Zughrinada Wahyudi Hidayat, mengatakan bahwa nelayan merupakan kelompok masyarakat yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap berbagai potensi bencana dan keadaan darurat saat beraktivitas di laut. Karena itu, peningkatan pengetahuan mengenai kebencanaan dan kemampuan memberikan pertolongan pertama menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan.

"Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kesiapsiagaan nelayan agar mampu mengenali potensi bahaya, melakukan tindakan penyelamatan secara benar, serta memberikan pertolongan pertama sebelum bantuan lanjutan datang. Pengetahuan dan keterampilan tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko korban jiwa maupun dampak kecelakaan saat melaut," ujar Zughrinada.

Ia menambahkan, sinergi antara BPBD, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, DKPPP Kabupaten Jember, dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi nelayan, baik melalui edukasi, jaminan sosial, maupun penyediaan sarana keselamatan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. BPBD Jember berharap edukasi serupa dapat terus diperluas ke wilayah pesisir lainnya sehingga semakin banyak nelayan yang memiliki kemampuan menghadapi kondisi darurat, memahami mitigasi bencana, serta mengutamakan keselamatan sebagai budaya dalam setiap aktivitas melaut. (tgh)

Galeri Foto