MBG di Wuluhan Mulai Sasar Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita
- 18 Juli 2026
- Dibaca 46 Kali
Bagikan Via:
MBG di Wuluhan Mulai Sasar Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita
JEMBER, 18 JULI 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Wuluhan mulai diperluas kepada kelompok 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita. Perluasan sasaran tersebut ditandai dengan sosialisasi dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penerima manfaat yang digelar di Pendopo Kecamatan Wuluhan, Jumat, 17 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dihadiri Muspika Wuluhan, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Wuluhan, perwakilan bidan dan tenaga promosi kesehatan UPT Puskesmas Wuluhan, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Wuluhan, Kepala Desa Tanjungrejo beserta perwakilan, Penjabat Kepala Desa Glundengan beserta perwakilan, Kepala SPPG Tanjungrejo 1, SPPG Tanjungrejo 2, SPPG Glundengan, serta kader kesehatan.
Sosialisasi tersebut bertujuan menyamakan pemahaman seluruh pelaksana mengenai mekanisme penyaluran MBG kepada kelompok 3B sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan status gizi ibu dan anak di Kecamatan Wuluhan.
Camat Wuluhan, Hanifah, S.Pt., M.Si, mengatakan, perluasan sasaran Program MBG merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia balita. Menurutnya, pemenuhan gizi pada periode tersebut menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas.
"Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia. Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat. Saya berharap pendataan penerima manfaat dilakukan secara akurat agar bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak," ujar Hanifah.
Ia menambahkan, sinergi antarinstansi menjadi kunci agar pelaksanaan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan kontribusi terhadap percepatan penurunan angka stunting di Kecamatan Wuluhan.
Sementara itu, Kepala SPPG Tanjungrejo 2, Agus Andriyanto, S.Sos., menjelaskan bahwa penerima manfaat Program MBG meliputi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Khusus kelompok 3B, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan masing-masing SPPG.
"Melalui program ini, pemerintah tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan gizi ibu dan anak sebagai langkah pencegahan stunting, tetapi juga mendorong penyerapan tenaga kerja serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di sekitar operasional SPPG," katanya.
Agus menjelaskan, hingga saat ini terdapat enam SPPG di Kecamatan Wuluhan yang telah melaksanakan atau mulai memberikan layanan kepada kelompok 3B, yakni SPPG Tanjungrejo 1, SPPG Tanjungrejo 2, SPPG Glundengan, SPPG Tanjungrejo 3, SPPG Dukuhdempok 2, dan SPPG Lojejer.
Untuk menjaga ketepatan sasaran, data penerima manfaat akan diperbarui setiap dua minggu sekali. Sementara itu, distribusi MBG bagi kelompok 3B dijadwalkan setelah penyaluran makanan kepada peserta didik, yakni sekitar pukul 09.00–10.00 WIB.
Dalam pelaksanaannya, wilayah distribusi dibagi berdasarkan cakupan layanan masing-masing SPPG. Penyaluran kepada penerima manfaat di wilayah operasional Tanjungrejo dilayani oleh SPPG Tanjungrejo 1 dan SPPG Tanjungrejo 2 sesuai pembagian wilayah yang telah ditetapkan, sedangkan penerima manfaat di wilayah Desa Glundengan dilayani oleh SPPG Glundengan.
Peserta sosialisasi juga mendapatkan penjelasan mengenai kriteria penerima manfaat. Balita yang menerima MBG secara langsung adalah anak berusia 2 hingga 5 tahun. Adapun bayi dan anak berusia di bawah dua tahun memperoleh manfaat program melalui pemenuhan gizi ibu yang sedang menyusui sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak yang terlibat diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai tata cara pendataan, distribusi, hingga pemantauan penerima manfaat. Kesamaan persepsi itu menjadi langkah awal untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis bagi kelompok 3B dapat berjalan tertib, tepat sasaran, serta mendukung peningkatan status gizi ibu dan anak di Kecamatan Wuluhan. (riz)