Kekeringan Melanda 120 KK di Kaliwining Jember, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih
- 22 Agustus 2026
- Dibaca 103 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan Melanda 120 KK di Kaliwining Jember, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih
JEMBER, 22 AGUSTUS 2026 - Sebanyak 120 kepala keluarga (KK) di Dusun Bedadung, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya debit sumur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.
Pendistribusian bantuan air bersih keempat tersebut dilakukan pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Jember tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB dan penanganan selesai pada pukul 16.00 WIB.
Tim Pusdalops BPBD Jember, Firman Arifianto, mengatakan kondisi kekeringan mulai dirasakan warga sejak akhir Juli 2026. Penurunan ketersediaan air terutama terjadi di wilayah RW 13 yang hingga kini belum memiliki jaringan pipanisasi.
"Sebagian warga masih mengandalkan sumur. Namun debit air mulai menurun, bahkan ada sumur yang mengering. Air yang tersisa juga mulai berbau kurang sedap," kata Firman.
Menurut dia, warga terpaksa mencari sumber air alternatif dari sumur bor terdekat yang berjarak sekitar satu kilometer. Untuk kebutuhan mandi, sebagian warga juga memanfaatkan aliran Sungai Bedadung. Namun, kondisi air sungai tersebut keruh dan debitnya mulai berkurang.
Berdasarkan hasil asesmen BPBD, wilayah terdampak meliputi RT 07, RT 08 dan RT 09 di RW 13 serta RT 11 di RW 14. Di RT 07 terdapat sekitar 40 KK terdampak dari 75 KK, RT 08 sebanyak 20 KK dari 70 KK, RT 09 sebanyak 40 KK dari 65 KK, serta RT 11 sebanyak 20 KK dari 50 KK.
"Total ada 120 KK yang terdampak dan membutuhkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Firman.
Dalam distribusi kali ini, BPBD menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih ke tandon milik BPBD yang tersedia di lokasi. Terdapat tiga tandon BPBD dan satu tandon hibah BPBD yang ditempatkan di rumah kepala dusun untuk memudahkan warga mendapatkan air.
Selain menyalurkan air, petugas melakukan koordinasi dengan perangkat desa, relawan dan warga serta memberikan edukasi mengenai kondisi kekeringan dan penggunaan air secara bijak.
BPBD merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter setiap empat hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung. BPBD juga mengusulkan dukungan distribusi air dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Jawa Timur karena wilayah terdampak berada dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Bedadung.
Sementara itu, warga di RT 05 dan RT 06 dilaporkan masih dalam kondisi aman karena telah memiliki jaringan PDAM. BPBD akan meneruskan kondisi tersebut kepada dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Pendistribusian air bersih tersebut merupakan bagian dari penanganan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.(tgh)