BPBD Jember Bersama Rumah Zakat Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Sumberjeruk
- 03 November 2026
- Dibaca 47 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Bersama Rumah Zakat Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Sumberjeruk
JEMBER, 03 NOVEMBER 2026 – Upaya penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Jember terus dilakukan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama relawan Rumah Zakat kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat musim kemarau.
Kali ini, distribusi air bersih ke-42 dilaksanakan pada Selasa, 03 November 2026, dengan menyasar dua wilayah di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, yakni Dusun Kidul dan Dusun Karangpring. Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, terdapat sekitar 77 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan bantuan air bersih di kedua dusun tersebut.
Di Dusun Kidul, bantuan menyasar warga di RT 1 RW 8 sebanyak 20 KK dan RT 1 RW 6 sebanyak 15 KK. Sementara di Dusun Karangpring, distribusi menjangkau RT 2 RW 1 sebanyak 22 KK dan RT 3 RW 1 sebanyak 20 KK.
Keterbatasan ketersediaan air bersih tersebut dipicu oleh musim kemarau yang menyebabkan sumber air warga mengalami kekeringan. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, TRC BPBD Kabupaten Jember turut melakukan pendampingan kepada relawan Rumah Zakat untuk memastikan bantuan air bersih tersalurkan ke tandon-tandon penampungan yang tersedia serta kepada warga yang membutuhkan.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Didi Teguh Dwi Santoso, menyampaikan bahwa pendistribusian air bersih merupakan bentuk upaya penanganan terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Distribusi air bersih ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan air akibat dampak musim kemarau. Kami bersama relawan Rumah Zakat berupaya memastikan bantuan dapat tersalurkan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Didi.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil asesmen di lapangan, penanganan perlu dilakukan secara berkelanjutan mengingat masih terdapat warga yang membutuhkan pasokan air bersih. Oleh karena itu, direkomendasikan pendistribusian bantuan setiap empat hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter.
Dengan penyaluran terbaru ini, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan di Kabupaten Jember hingga 3 November 2026 mencapai 210.000 liter.
Kegiatan tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Jember, relawan Rumah Zakat, perangkat desa, RT/RW, serta masyarakat setempat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, terkendali, dan kondusif.
Penanganan kekeringan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.
Melalui kolaborasi lintas unsur tersebut, BPBD Kabupaten Jember terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak kekeringan tetap terpenuhi, sekaligus memperkuat respons penanganan bencana di wilayah Kabupaten Jember. (bob)