BPBD Jember Dukung Latber Tajemtra 2026, Perkuat Kesiapsiagaan di Tengah Semarak Gerak Jalan Tradisional
- 11 Agustus 2026
- Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Dukung Latber Tajemtra 2026, Perkuat Kesiapsiagaan di Tengah Semarak Gerak Jalan Tradisional
JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember turut mendukung pelaksanaan Latihan Bersama (Latber) Tajemtra Gerak Jalan Tradisional 2026 yang digelar pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju pelaksanaan Tajemtra Utama 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 05 September 2026 mendatang.
Latber Tajemtra 2026 mengusung semangat kebersamaan sekaligus menjadi ajang persiapan bagi masyarakat sebelum mengikuti kegiatan Tajemtra Utama. Berdasarkan informasi pada poster kegiatan, gerak jalan dimulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, dengan titik awal berada di Stadion Jember Sport Garden (JSG) dan berakhir di Pendopo Wahyawibawagraha.
Kegiatan gerak jalan tradisional tersebut menempuh rute dari kawasan JSG menuju pusat pemerintahan Kabupaten Jember. Selain menjadi aktivitas olahraga dan rekreasi masyarakat, kegiatan ini juga menghadirkan suasana kebersamaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Dalam pelaksanaan kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar, aspek keselamatan dan kesiapsiagaan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Karena itu, keterlibatan BPBD Kabupaten Jember menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Dr. Drs. Edy Budi Susilo , M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan masyarakat dengan jumlah peserta yang besar membutuhkan kesiapan bersama, terutama dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama kegiatan berlangsung.
“Setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar tentu membutuhkan kesiapsiagaan. BPBD Kabupaten Jember hadir untuk mendukung agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh peserta tetap menjaga keselamatan selama mengikuti kegiatan,” ujar Edy Budi Susilo.
Menurut Edy, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran dari seluruh peserta. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas, menjaga kondisi tubuh, serta memperhatikan situasi di sepanjang jalur yang dilalui.
“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau kepada seluruh peserta untuk tetap menjaga kondisi fisik, memperhatikan lingkungan sekitar, tidak memaksakan diri apabila mengalami kelelahan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” lanjutnya.
Latber Tajemtra juga menjadi momentum untuk membangun semangat kebersamaan masyarakat Jember melalui kegiatan olahraga tradisional yang telah menjadi bagian dari karakter dan budaya masyarakat setempat. Semangat tersebut semakin terasa dengan konsep kegiatan yang mengajak masyarakat untuk meramaikan Latber sebagai bagian dari persiapan menuju Tajemtra Utama 2026.
Selain aspek olahraga, kegiatan seperti ini juga memiliki nilai sosial karena mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam satu ruang kebersamaan. Gerak jalan menjadi sarana untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat interaksi dan solidaritas masyarakat.
Dari sisi kebencanaan, kegiatan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya kesiapsiagaan. Masyarakat diharapkan tidak hanya siap dalam mengikuti kegiatan, tetapi juga memahami langkah-langkah sederhana dalam menjaga keselamatan diri dan orang lain ketika berada di tengah kerumunan.
BPBD Kabupaten Jember terus mendorong agar budaya sadar bencana dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan olahraga, hiburan, maupun kegiatan sosial. Kesiapsiagaan tersebut diharapkan menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Latber Tajemtra 2026 diharapkan dapat menjadi pemanasan sekaligus sarana evaluasi sebelum digelarnya Tajemtra Utama pada Sabtu, 5 September 2026. Dengan dukungan berbagai unsur dan partisipasi masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat berjalan lancar sekaligus memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta.
Melalui dukungan terhadap kegiatan masyarakat seperti Latber Tajemtra, BPBD Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir dalam penanganan bencana, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kesiapsiagaan, keselamatan, dan ketangguhan masyarakat sebelum potensi risiko terjadi. (bob)