logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Siapkan Distribusi Air Bersih untuk 50 KK Terdampak Kekeringan di Arjasa

  • 21 Oktober 2026
  • Dibaca 127 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-siapkan-distribusi-air-bersih-untuk-50-kk-terdampak-kekeringan-di-arjasa-20261021

BPBD Jember Siapkan Distribusi Air Bersih untuk 50 KK Terdampak Kekeringan di Arjasa

JEMBER, 21 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyiapkan langkah penanganan kekeringan yang melanda warga RT 01/RW 06, Dusun Duplang, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Jawa Timur. Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut membutuhkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember melakukan asesmen pada Selasa, 20 Oktober 2026 sebagai tindak lanjut laporan kekeringan melalui Wadul Gus'e dengan Report ID WA.Q.2010261730235.

TRC BPBD berangkat menuju lokasi terdampak sekitar pukul 11.30 WIB dan tiba di rumah pelapor sekitar pukul 12.45 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan warga dan perangkat desa untuk mengetahui kondisi sumber air serta kebutuhan masyarakat.

Iwan Mujiartono, anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, mengatakan hasil asesmen menunjukkan kondisi sumber air warga mulai mengalami penurunan akibat musim kemarau.

“Warga untuk kebutuhan memasak dan minum masih mengandalkan Pamsimas yang jaraknya sekitar satu kilometer. Namun, debit sumber air saat ini semakin mengecil dan mulai mengering,” kata Iwan.

Sementara itu, kebutuhan mandi dan mencuci membuat warga harus menuju sungai yang berjarak sekitar dua kilometer. Kondisi sungai tersebut juga mulai mengalami penurunan kualitas karena air tidak lagi jernih dan berubah warna menjadi kehijauan.

Kondisi tersebut membuat warga berharap pemerintah segera memberikan dukungan distribusi air bersih agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Menurut Iwan, BPBD tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga mengecek langsung sejumlah sumber air sebagai dasar menentukan bentuk penanganan berikutnya. Petugas memeriksa sumur-sumur warga, sumber mata air, serta mendokumentasikan kondisi lapangan.

“Dari hasil asesmen, rekomendasi yang disampaikan adalah distribusi bantuan air bersih sebanyak 2.500 liter untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga,” ujarnya.

Selain distribusi air, BPBD juga merekomendasikan penempatan dua unit tandon air berkapasitas masing-masing 1.200 liter. Tandon tersebut diharapkan dapat menjadi tempat penampungan sehingga bantuan air yang dikirim dapat dimanfaatkan warga secara lebih teratur.

Sebagai langkah persiapan, perangkat Desa Kamal bersama pihak Polsek Arjasa telah berkoordinasi mengenai rencana penempatan tandon air bersih di halaman rumah warga, yakni rumah Bapak Lud.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan sekaligus memastikan bantuan air bersih dapat ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat terdampak.

BPBD Kabupaten Jember selanjutnya akan meneruskan hasil asesmen kepada dinas terkait untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Koordinasi lintas sektor diperlukan agar persoalan kekeringan tidak hanya ditangani melalui distribusi air, tetapi juga ditindaklanjuti dengan upaya penanganan sumber air dan kebutuhan warga pascakejadian.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember melibatkan Polsek Arjasa, perangkat Desa Kamal, serta masyarakat setempat. Seluruh rangkaian asesmen selesai sekitar pukul 14.00 WIB.

BPBD memastikan hasil asesmen di lapangan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan berikutnya, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi 50 KK yang saat ini terdampak kekeringan. (tgh)

Galeri Foto