logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Turun ke Curahnongko, Empat Tandon Air Disiapkan untuk Warga Terdampak

  • 04 November 2026
  • Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-turun-ke-curahnongko-empat-tandon-air-disiapkan-untuk-warga-terdampak-20261105

BPBD Jember Turun ke Curahnongko, Empat Tandon Air Disiapkan untuk Warga Terdampak

JEMBER, 04 NOVEMBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melakukan asesmen sekaligus pendampingan distribusi bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Dusun Krajan, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Rabu 04 November 2026.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan oleh PLN UP3 Jember untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat musim kemarau.

Berdasarkan hasil asesmen BPBD Jember, terdapat 50 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan. Rinciannya, sebanyak 40 KK berada di RT 01 dan RT 02 RW 12, sedangkan 10 KK lainnya berada di RT 01 RW 04 Dusun Krajan, Desa Curahnongko.

Kekeringan telah dirasakan warga selama kurang lebih dua bulan terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan debit air sumur pribadi milik masyarakat mengalami penurunan sehingga tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Sebelumnya, pemerintah Desa Curahnongko telah berupaya melakukan distribusi air bersih secara mandiri sejak Agustus 2026. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga terdampak.

Menindaklanjuti permohonan bantuan dari Camat Tempurejo melalui surat nomor 400.10.1/529/35.09.18/2026, TRC BPBD Jember turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi sumur warga, sumber mata air, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember juga melibatkan Destana Curahnongko untuk melakukan asesmen dan pendampingan penyaluran bantuan air bersih bersama PLN UP3 Jember.

Perwakilan TRC BPBD Jember, Iwan Mujiartono, menjelaskan bahwa kondisi sumber air warga mengalami penurunan akibat musim kemarau sehingga diperlukan dukungan distribusi air bersih secara berkelanjutan.

“Distribusi air bersih ini merupakan salah satu upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan. Sebelumnya, pemerintah desa juga telah melakukan distribusi secara mandiri, tetapi kebutuhan warga masih memerlukan dukungan tambahan,” jelas Iwan.

Sebagai tindak lanjut, BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan secara berkala dengan kapasitas 5.000 liter setiap pengiriman. Penyaluran selanjutnya akan dilakukan oleh PLN UP3 Jember dengan jadwal menyesuaikan kesiapan tandon penampungan di lokasi.

Selain bantuan air bersih, BPBD Jember juga merekomendasikan penyaluran empat unit tandon air berkapasitas masing-masing 1.200 liter melalui skema pinjam pakai. Pemerintah Desa Curahnongko menyatakan kesediaannya untuk mengambil tandon tersebut secara mandiri di Kantor BPBD Kabupaten Jember.

Langkah ini diharapkan dapat mempermudah proses penampungan dan pendistribusian air bersih kepada masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan air tetap terjaga saat bantuan berikutnya dikirimkan.

BPBD Jember juga akan meneruskan hasil asesmen kepada dinas dan instansi terkait agar penanganan dampak kekeringan di wilayah tersebut dapat dilakukan sesuai kewenangan masing-masing.

Melalui sinergi antara BPBD Jember, PLN UP3 Jember, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Destana, dan masyarakat, diharapkan kebutuhan air bersih bagi 50 KK terdampak di Dusun Krajan dapat terpenuhi hingga kondisi sumber air kembali normal. (bob)

Galeri Foto