Bukan Cuma Obat, Tapi Juga Bedah Rumah! Kolaborasi DPRKPLH Jember Dengan Lintas Sektor Dalam Layanan Home Care di Kecamatan Gumukmas
- 09 Oktober 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
Bukan Cuma Obat, Tapi Juga Bedah Rumah! Kolaborasi DPRKPLH Jember Dengan Lintas Sektor Dalam Layanan Home Care di Kecamatan Gumukmas
Jember, 9 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima dan menjangkau masyarakat secara menyeluruh. Pada Jumat, 9 September 2026, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember bertugas sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengampu dalam pelaksanaan kegiatan Home Care terpadu yang berlangsung di wilayah Kecamatan Gumukmas mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan kolaboratif ini dihadiri langsung oleh lintas sektor, antara lain Staf Ahli Bupati, Camat Gumukmas, Kepala Puskesmas Gumukmas beserta jajaran tim tenaga kesehatan (nakes), serta Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian (Kasubbag Umpeg) DPRKPLH Kabupaten Jember.
Selain memastikan jalannya pemeriksaan kesehatan dan penanganan medis bagi para warga sasaran, DPRKPLH Jember mengambil peran penting dalam mengidentifikasi, mengecek, serta mendata kondisi kualitas fisik hunian masyarakat yang dikunjungi.
Kasubbag Umpeg DPRKPLH Kabupaten Jember, Khoiron, menjelaskan bahwa pendataan kelayakan rumah tinggal ini merupakan langkah krusial untuk memastikan hunian warga memenuhi standar kesehatan dan keselamatan.
"Melalui kegiatan Home Care ini, pendataan terhadap fisik hunian warga sasaran kami lakukan secara mendalam. Hasil pendataan kelayakan rumah ini nantinya akan diverifikasi dan ditindaklanjuti agar para penerima manfaat yang membutuhkan dapat diusulkan dengan lebih mudah untuk mendapatkan bantuan program bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Jember," ujar Khoiron di sela-sela peninjauan lapangan.
Dalam peninjauan lapangan yang berlangsung di Kecamatan Gumukmas, tim terpadu menyisir empat titik lokasi sasaran di Desa Purwoasri dan Desa Karangrejo untuk memberikan penanganan kesehatan sekaligus pendataan hunian.
Kunjungan diawali di Dusun Krajan, Desa Purwoasri, menyasar Tn. Sonar, seorang lansia tunggal. Berdasarkan hasil pemeriksaan nakes, beliau terdiagnosa mengalami hipertensi. Tim memberikan terapi obat serta menyampaikan edukasi pola makan, hingga imbauan berolahraga teratur serta penjadwalan pemantauan kesehatan rutin setiap bulan.
Selanjutnya di Dusun Sambileren, Desa Purwoasri, tim mendatangi Tn. Buyamin yang mengeluhkan nyeri perut akibat gastritis. Selain memberikan penanganan medis berupa pemberian terapi obat dan konseling pola makan sehat, tim memastikan kondisi hunian beliau masuk dalam daftar pantauan pendataan.
Perjalanan dilanjutkan ke Dusun Bendorejo RT 03 RW 14, Desa Karangrejo, mengunjungi Reni Ambarwati, seorang penyandang disabilitas fisik yang tidak bisa berjalan sejak lahir dan hanya bisa berbaring di tempat tidur. Menyikapi keluhan nyeri perut dan sakit pinggang yang dialaminya, tim memberikan obat dan edukasi kepada pendamping, serta menekankan pentingnya pendampingan keluarga yang berkelanjutan.
Kunjungan ditutup di Desa Karangrejo dengan meninjau balita risiko gangguan pertumbuhan (stunting), An. M. Faris Arjuna yang berusia 16 bulan, yang sedang mengalami batuk pilek. Tim kesehatan memberikan obat penanganan batuk pilek serta mengedukasi pihak keluarga mengenai pemenuhan porsi gizi seimbang dan pentingnya keaktifan membawa anak ke Posyandu secara rutin.
Melalui keterpaduan layanan kesehatan dan penataan hunian layak ini, Pemkab Jember berupaya hadir tidak hanya untuk menyembuhkan penyakit, tetapi juga membenahi lingkungan hidup warga menuju taraf kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera. (Fag)