Bukan Hanya soal Administrasi, Ada Kehangatan Warga dan Lurah di Polling PBB Kelurahan Kebonsari
- 21 Mei 2026
- Dibaca 97 Kali
Bagikan Via:
Bukan Hanya soal Administrasi, Ada Kehangatan Warga dan Lurah di Polling PBB Kelurahan Kebonsari
JEMBER, 21 MEI 2026 – Siang itu, teras rumah warga di RW 33 Lingkungan Sumberpakem, Kelurahan Kebonsari, tidak hanya dipenuhi urusan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Gelak tawa, obrolan ringan, dan suasana akrab justru lebih terasa di tengah kegiatan polling PBB yang digelar bersama warga, pada Kamis, 21 Mei 2026.
Beberapa warga duduk lesehan sambil menikmati hidangan sederhana bersama Lurah Kebonsari, Edy Hariyanto. Tidak ada suasana kaku layaknya kegiatan pemerintahan. Yang terlihat justru kehangatan seperti keluarga besar yang sedang berkumpul.
Obrolan mengalir santai. Dari cerita soal pembayaran pajak, kondisi lingkungan kampung, hingga candaan sehari-hari yang membuat suasana semakin cair. Warga tampak nyaman berbincang langsung dengan lurah tanpa sekat formalitas.
Ketua RW 33 Lingkungan Sumberpakem, Anwari, mengatakan momen seperti ini menjadi hal yang disukai warga. Menurutnya, polling PBB bukan sekadar agenda administrasi, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah kelurahan.
“Warga lebih senang dengan adanya polling PBB ini, karena di situ mereka bisa ketemu langsung dengan Pak Lurah. Bisa ngobrol santai juga, jadi terasa dekat,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Kebonsari, Edy Hariyanto, mengatakan dirinya ingin kegiatan pelayanan masyarakat seperti polling PBB tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi juga menghadirkan kedekatan emosional dengan warga.
“Kadang justru dari duduk dan makan bersama seperti ini, kami bisa lebih memahami kondisi warga. Obrolannya santai, tapi banyak masukan dan cerita yang bisa kami dengarkan langsung,” ujarnya.
Menurut Edy, suasana akrab seperti itu penting dijaga agar hubungan antara pemerintah kelurahan dan masyarakat tidak terasa berjarak. Ia berharap polling PBB bisa menjadi ruang silaturahmi yang membawa manfaat sosial di tengah masyarakat.
Kehadiran lurah di tengah warga sambil makan dan bercengkerama membuat suasana terasa hangat dan sederhana. Tidak sedikit warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan cerita maupun masukan secara langsung.
Bagi warga RW 33, polling PBB kali ini meninggalkan kesan berbeda. Di balik kesibukan administrasi, ada kebersamaan yang tumbuh dari duduk lesehan, menikmati makanan bersama, dan percakapan sederhana yang menguatkan kedekatan antarwarga dengan pemimpinnya.
Dari teras rumah sederhana di Sumberpakem, hubungan antara pemerintah dan masyarakat terasa hadir lebih dekat, bukan hanya lewat pelayanan, tetapi juga lewat kebersamaan yang tulus dan penuh keakraban. (aji)