logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Bukan Sekadar Kompetisi, Gus Ning Championship Disiapkan Jadi Panggung Anak Muda Jember

  • 16 September 2026
  • Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
bukan-sekadar-kompetisi-gus-ning-championship-disiapkan-jadi-panggung-anak-muda-jember-20260916

Bukan Sekadar Kompetisi, Gus Ning Championship Disiapkan Jadi Panggung Anak Muda Jember

JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember mulai mematangkan persiapan Gus Ning Championship yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember bersama Paguyuban Gus dan Ning Jember mulai menyusun konsep hingga kesiapan teknis pelaksanaan kegiatan.

Persiapan dilakukan melalui rapat koordinasi untuk menyatukan konsep penyelenggaraan, pembagian peran, kebutuhan teknis, hingga bentuk kolaborasi yang akan dikembangkan dalam Gus Ning Championship.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, S.STP., M.Si., mengatakan Gus Ning Championship diarahkan tidak hanya menjadi sebuah kompetisi, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan kontribusinya bagi daerah.

“Bupati Jember Gus Fawait terus mendorong agar anak-anak muda Jember diberikan ruang untuk berkembang, berkarya, dan terlibat dalam pembangunan daerah. Karena itu Gus Ning Championship ini kita siapkan bukan sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga wadah kreativitas, kolaborasi, serta promosi potensi Jember,” ujar Regar, Rabu 16 September 2026.

Menurutnya, Gus dan Ning memiliki posisi strategis sebagai representasi generasi muda yang dapat ikut mengenalkan potensi Jember, mulai dari pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Karena itu, persiapan Gus Ning Championship dilakukan bersama Paguyuban Gus dan Ning Jember agar konsep kegiatan memiliki keterkaitan dengan dunia dan kebutuhan generasi muda.

“Kita ingin Gus dan Ning tidak berhenti sebagai simbol atau kegiatan seremonial. Mereka harus punya peran, punya karya, dan bisa menjadi bagian dari promosi Jember. Itulah mengapa konsep championship ini kita matangkan bersama,” katanya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah aspek penyelenggaraan mulai dibahas, mulai dari konsep acara, tahapan pelaksanaan, kesiapan peserta hingga bentuk keterlibatan Gus dan Ning dalam rangkaian kegiatan.

Paguyuban Gus dan Ning Jember juga memberikan masukan berdasarkan pengalaman mereka dalam berbagai kegiatan kepemudaan, sosial, kebudayaan, dan promosi daerah.

Regar menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dengan komunitas dan organisasi kepemudaan penting untuk menciptakan kegiatan yang dekat dengan generasi muda.

“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Kita membutuhkan ide, kreativitas, dan energi dari anak-anak muda. Kalau pemerintah, komunitas, dan generasi muda bisa berjalan bersama, kegiatan yang lahir bukan hanya meriah, tetapi juga memberikan dampak,” ujarnya.

Gus Ning Championship juga diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda Jember untuk memperluas jejaring, mengembangkan kemampuan, serta melahirkan ide-ide baru yang dapat berkontribusi terhadap promosi daerah.

Disporabudpar bersama Paguyuban Gus dan Ning Jember akan melanjutkan koordinasi hingga seluruh konsep dan kebutuhan penyelenggaraan siap menjelang pelaksanaan pada Oktober mendatang.

“Ini masih tahap pematangan. Kita akan terus menyempurnakan konsepnya. Target kita, Gus Ning Championship nantinya menjadi kegiatan yang menarik, memiliki identitas kuat, serta mampu menghadirkan semangat baru bagi generasi muda Jember,” pungkas Regar.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Jember berharap Gus dan Ning dapat semakin berperan sebagai bagian dari ekosistem generasi muda yang kreatif, produktif, serta aktif mengenalkan potensi Kabupaten Jember kepada masyarakat yang lebih luas. (ram)

Galeri Foto