Oleh : Dinas Kesehatan
BUNGA DESAKU di Tempurejo: Apel Siswa Perkuat Edukasi Kesehatan Reproduksi, Pencegahan Stunting, dan Pernikahan Dini
- 14 Desember 2025
- Dibaca 306 Kali
Bagikan Via:
BUNGA DESAKU di Tempurejo: Apel Siswa Perkuat Edukasi Kesehatan Reproduksi, Pencegahan Stunting, dan Pernikahan Dini
Jember, 13 Desember 2025
Program Bunga Desaku ke-8 (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) kembali digelar Pemerintah Kabupaten Jember di Kecamatan Tempurejo pada Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor dalam mendekatkan pelayanan publik sekaligus memperkuat edukasi kesehatan bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja. Sebagai bagian dari rangkaian Bunga Desaku, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait berkunjung ke SMP Negeri 1 Tempurejo dalam rangka memberikan motivasi dan arahan kepada para siswa. Kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai momentum pembinaan karakter, penguatan motivasi belajar, serta edukasi kesehatan remaja yang terintegrasi dengan upaya pencegahan stunting dan pernikahan dini.
Dinas Kesehatan Kabupaten Jember berperan aktif memfasilitasi kegiatan ini melalui kolaborasi dengan Puskesmas Tempurejo dan dukungan mahasiswa Poltekkes Malang. Para siswa mendapatkan edukasi komprehensif terkait Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), pentingnya gizi seimbang, kesehatan reproduksi remaja, serta pencegahan anemia pada remaja putri. Salah satu agenda utama dalam apel siswa tersebut adalah kegiatan minum Tablet Tambah Darah (TTD) secara serentak bagi siswi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan angka anemia remaja, yang memiliki keterkaitan erat dengan pencegahan stunting dan kesiapan kesehatan di masa depan. Materi disampaikan secara komunikatif oleh tenaga kesehatan Puskesmas Tempurejo sehingga mudah dipahami dan diterima oleh siswa. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, dr. Gini Wuryandari, M.Kes., menegaskan bahwa kesehatan remaja merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia mendorong pembiasaan konsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin melalui sinergi antara sekolah, puskesmas, dan keluarga. Dalam kesempatan tersebut, dr. Gini juga memberikan motivasi kepada para siswi agar disiplin mengonsumsi TTD setiap minggu sebagai upaya menjaga kebugaran, meningkatkan konsentrasi belajar, dan mempersiapkan kesehatan reproduksi secara optimal. Selain edukasi kesehatan, siswa juga dibekali pengetahuan tentang mitigasi bencana yang disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Edukasi ini penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini, mengingat wilayah Tempurejo memiliki potensi kerawanan bencana.
Dalam arahannya, Gus Fawait memberikan motivasi kepada seluruh siswa agar terus semangat belajar dan berani bercita-cita tinggi. Ia menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menyediakan akses beasiswa pendidikan, bahkan hingga ke luar negeri. Melalui dialog interaktif, Gus Bupati juga menekankan pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga dengan mengingatkan bahwa usia ideal calon pengantin adalah minimal 21 tahun, sebagai bagian dari upaya pencegahan pernikahan dini. Melalui kegiatan Bunga Desaku di Tempurejo ini, diharapkan terwujud generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki kesiapan fisik dan mental untuk mendukung pembangunan Jember yang berkelanjutan.