Bunga Desaku Mini Banjarsengon: Layanan Kesehatan & Beasiswa Cinta Bergema Kini Lebih Dekat ke Warga
- 12 Juli 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku Mini Banjarsengon: Layanan Kesehatan & Beasiswa Cinta Bergema Kini Lebih Dekat ke Warga
JEMBER, 12 JULI 2026 - Pemerintah Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang, menggelar kegiatan Bunga Desaku Mini di Pendopo Kelurahan, Sabtu 11 Juli 2026. Acara ini bagian dari program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan + Desa Cinta Statistik untuk mendekatkan pelayanan adminduk, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi langsung ke warga.
Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh rombongan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Srikandi Hermin, S.Pd.I., M.Pd., Camat Patrang Ajib, S.IP., Perwakilan RSUD dr. Soebandi, Bagian Kesra Setda Kabupaten Jember Wahida Briliansyah, S.Sos., M.P., dan Kepala Puskesmas Banjarsengon drg. Driana Desy Purwiningsih, M.Kes. Peserta terdiri dari 20 orang Srikandi, 3 orang RSN Kelurahan Banjarsengon, serta kepala sekolah SDN Banjarsengon 1, SDN Banjarsengon 2, dan SMP Utakin.
Lurah Sudik menyebut Banjarsengon sebagai kelurahan paling atas di Patrang yang berciri semi perkotaan dan perdesaan, berbatasan langsung dengan Desa Karang Pring, Sukorambi. Ia menegaskan komitmen kelurahan mendukung program unggulan Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. atau Gus Fawait, khususnya Universal Health Coverage (UHC). “UHC sudah jalan lewat kerja sama dengan Puskesmas, sosialisasi rutin, kegiatan kesehatan gratis, dan baru saja perval data kemiskinan dari BPJS,” ujarnya.
Dalam sesi materi, Perwakilan Kesra Wahida Briliansyah mensosialisasikan pendaftaran Beasiswa “Bergema” yang dibuka 20–25 Juli 2026. Ia menjelaskan syarat, alur daftar, dan kuota beasiswa. Hermin, S.Pd.I., M.Pd. memaparkan program “Cinta Bergema” untuk pemberdayaan masyarakat. Sementara drg. Driana Desy Purwiningsih menjelaskan UHC: warga cukup datang ke Puskesmas bawa KTP + KK untuk daftar. “Jangan tunggu sakit. Mumpung sehat, bisa cek kesehatan gratis. UHC cover rujukan ke RSUD Jember dan rawat inap kelas 3, kecuali tindakan estetika dan sakit karena hobi berisiko,” jelasnya.
Pada sesi tanya jawab, warga bernama Rukmini bertanya apakah anak ASN yang baru masuk kuliah bisa mendaftar beasiswa. Kesra Wahida menegaskan bisa melalui Jalur Prestasi Cinta Bergema yang tidak mensyaratkan profesi orang tua. “Untuk mahasiswa baru, syaratnya prestasi di SMA/SMK/MA. Kalau sudah kuliah, IPK minimal 3,00,” jawab Wahida.
Kegiatan Bunga Desaku Mini ini bertujuan mempercepat akses layanan dasar warga tanpa harus datang ke kantor kabupaten. (sgk)