Pembinaan Kader TPK Desa Mangaran, Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Ajung
- 17 April 2026
- Dibaca 194 Kali
Bagikan Via:
Pembinaan Kader TPK Desa Mangaran, Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Ajung
JEMBER, 17 APRIL 2026 - Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas kader di tingkat desa. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang telah dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026 di Desa Mangaran, Kecamatan Ajung.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), Puskesmas Ajung, serta Pemerintah Kecamatan Ajung yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ajung, Bagus Hendrawan. Turut hadir Kepala Desa Mangaran, H. Sukur, yang memberikan dukungan langsung terhadap pelaksanaan pembinaan tersebut.
Pembinaan kader TPK ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan peran kader sebagai ujung tombak dalam pendampingan keluarga, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di masyarakat. Hal ini menjadi penting mengingat peran keluarga sangat menentukan dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas.
Dalam arahannya, Sekcam Ajung Bagus Hendrawan menekankan bahwa kader TPK harus mampu menjalankan tugas secara optimal, mulai dari memberikan edukasi pola asuh yang baik, pemenuhan gizi seimbang, hingga melakukan pemantauan kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. "Dan yang tak kalah penting adalah kerja sama lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program pemerintah tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Dinkes PPKB memberikan materi terkait penguatan peran keluarga dalam mendukung kesehatan masyarakat serta percepatan penurunan stunting. Disampaikan bahwa upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga.
Dari sisi teknis kesehatan, Puskesmas Ajung memberikan pembekalan mengenai pemantauan tumbuh kembang anak, pentingnya asupan gizi yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala. Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kader dalam melakukan pendampingan berbasis kondisi riil di lapangan.
Kegiatan pembinaan dilaksanakan melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta. Selain itu, kader juga diberikan contoh praktik pendampingan keluarga dan simulasi pemantauan tumbuh kembang anak sebagai bekal dalam menjalankan tugas di masyarakat.
Para kader TPK yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Berbagai kendala yang dihadapi di lapangan turut disampaikan dalam sesi diskusi sebagai bahan evaluasi bersama guna meningkatkan efektivitas pendampingan ke depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kader TPK Desa Mangaran semakin siap dan kompeten dalam menjalankan perannya. Sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, tenaga kesehatan, serta instansi terkait menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting di wilayah Kecamatan Ajung. (Ikh)