logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kencong

Camat Kencong Turun Dampingi Home Care di Wonorejo, Warga Rentan Jadi Perhatian

  • 10 Oktober 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
camat-kencong-turun-dampingi-home-care-di-wonorejo-warga-rentan-jadi-perhatian-20261010

Camat Kencong Turun Dampingi Home Care di Wonorejo, Warga Rentan Jadi Perhatian

JEMBER, 09 OKTOBER 2026 – Camat Kencong, Leon Lazuardy, bersama tim lintas sektor turun langsung mendampingi kegiatan Home Care di Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jumat 9 Oktober 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan warga yang menghadapi persoalan kesehatan dan keterbatasan sosial mendapatkan perhatian serta akses pelayanan yang dibutuhkan.

Kegiatan yang dimulai dengan titik kumpul di Puskesmas Kencong pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan Staf Ahli, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), jajaran Kecamatan Kencong, Kepala Puskesmas Kencong beserta tim tenaga kesehatan, Kepala Desa Wonorejo beserta perangkat, serta Dra. Anik Indahwati selaku LRT.

Dua warga menjadi sasaran kunjungan dalam kegiatan tersebut. Keduanya memiliki persoalan kesehatan yang disertai kondisi sosial yang membutuhkan pendampingan dari berbagai pihak.

Puri Handayani, Potret Warga yang Membutuhkan Kehadiran Pemerintah

Pada pukul 09.00 WIB, tim Home Care mendatangi kediaman Puri Handayani di Dusun Krajan B, Desa Wonorejo. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut laporan melalui kanal pengaduan Wadul Guse.

Puri, perempuan kelahiran Jember, 4 Juni 1990, diketahui memiliki riwayat hipertensi dan diabetes melitus selama kurang lebih tiga tahun. Kondisi kehidupannya juga memprihatinkan. Ia tidak memiliki sanak saudara yang dapat mendampingi, sementara rumah yang ditempatinya dinilai tidak layak huni.

Kebutuhan sanitasi dasar berupa fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bahkan baru dipenuhi melalui bantuan warga sekitar secara darurat. Puri diketahui baru kembali dari Bali dan tinggal di Dusun Krajan B sekitar enam hari sebelum kunjungan berlangsung.

Melihat kondisi tersebut, tim tenaga kesehatan Puskesmas Kencong melakukan pemeriksaan fisik, tanda-tanda vital, elektrokardiogram (EKG), gula darah acak, asam urat, dan kolesterol.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya temuan abnormal yang memerlukan tindak lanjut. Tim kemudian membawa Puri menggunakan ambulans ke Puskesmas Kencong agar memperoleh pemeriksaan dan pelayanan kesehatan lebih komprehensif.

Selain penanganan medis, proses administrasi kependudukan dan pengurusan Universal Health Coverage (UHC) juga dilakukan untuk mendukung akses Puri terhadap pelayanan kesehatan.

Camat Kencong, Leon Lazuardy., menekankan bahwa persoalan warga rentan membutuhkan penanganan bersama, tidak cukup hanya melalui satu sektor.

“Melalui kegiatan Home Care ini, kami ingin memastikan warga yang membutuhkan perhatian khusus bisa terjangkau oleh pelayanan pemerintah. Ketika ditemukan persoalan kesehatan, administrasi kependudukan, maupun kondisi sosial yang memprihatinkan, semuanya perlu dikoordinasikan agar ada tindak lanjut yang sesuai dengan kebutuhan warga,” Ujar Leon Camat Kencong.

Menurutnya, keterlibatan pemerintah desa dan perangkat wilayah sangat penting untuk mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Informasi dari lingkungan sekitar dapat menjadi pintu awal bagi pemerintah untuk mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan maupun pendampingan.

Ia juga menekankan bahwa penanganan warga rentan memerlukan koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan instansi terkait agar persoalan yang ditemukan di lapangan tidak berhenti pada kegiatan kunjungan semata.

Setelah mengunjungi Puri Handayani, tim melanjutkan kegiatan pada pukul 09.30 WIB ke rumah Lilik Juwariyah di Dusun Krajan B, Desa Wonorejo.

Lilik merupakan kepala keluarga tunggal, penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara, serta memiliki anak dengan autisme. Ia juga mempunyai riwayat diabetes melitus.

Dalam kunjungan tersebut, tim tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan fisik, tanda-tanda vital, EKG, kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Lilik juga diberikan obat sesuai hasil pemeriksaan dan penilaian tenaga kesehatan serta menerima bantuan dari Dinas Sosial.

Kondisi Lilik menunjukkan bahwa pelayanan terhadap warga rentan tidak hanya berkaitan dengan penanganan penyakit, tetapi juga perlu mempertimbangkan keterbatasan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Home Care di Desa Wonorejo memperlihatkan pentingnya kehadiran pemerintah dalam menjangkau masyarakat yang menghadapi persoalan kesehatan sekaligus keterbatasan sosial.

Bagi Kecamatan Kencong, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar warga yang membutuhkan dapat terhubung dengan layanan kesehatan, administrasi kependudukan, jaminan kesehatan, maupun bantuan sosial sesuai ketentuan. (Gfr)

Galeri Foto