Cegah Stunting dan Risiko Kehamilan, Kelurahan Baratan Perkuat Kapasitas Kader Posyandu
- 05 November 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Cegah Stunting dan Risiko Kehamilan, Kelurahan Baratan Perkuat Kapasitas Kader Posyandu
JEMBER, 05 NOVEMBER 2026 — Kader posyandu menjadi ujung tombak dalam upaya menekan angka stunting dan mencegah risiko kehamilan di tingkat lingkungan. Untuk memperkuat peran tersebut, Pemerintah Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, menggelar Pelatihan Kader Kesehatan Masyarakat dalam rangka Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu, Kamis 05 November 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kelurahan Baratan itu bertujuan meningkatkan keterampilan kader dalam memantau kesehatan ibu dan anak, mendeteksi risiko kehamilan, serta memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Acara tersebut dihadiri Camat Patrang Musyaffa, S.HI., M.M., didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Baratan Denny Wijiyati, S.AP., jajaran perangkat kelurahan, serta tenaga kesehatan yang bertindak sebagai pemateri.
Puluhan kader posyandu dari berbagai lingkungan di Kelurahan Baratan mengikuti kegiatan dengan antusias. Materi disampaikan melalui presentasi multimedia yang dilengkapi diskusi interaktif.
Dalam pelatihan tersebut, para kader mendapatkan pembekalan mengenai pencegahan stunting, pemantauan status gizi balita, edukasi bagi ibu hamil berisiko tinggi (Bumil Risti), serta upaya menekan angka kematian bayi (AKB) dan angka kematian ibu (AKI).
Pelatihan ini juga dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis kader dalam melakukan pendataan lapangan, memberikan edukasi gizi, serta mendeteksi dini gangguan kesehatan masyarakat di tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).
Camat Patrang Musyaffa mengapresiasi dedikasi para kader kesehatan yang selama ini berperan aktif dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Baratan.
Menurutnya, kader posyandu memiliki peran penting dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas. Karena itu, peningkatan kapasitas kader perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mereka semakin terampil dan responsif dalam menjalankan tugasnya.
“Kader posyandu adalah fondasi utama dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas. Melalui pelatihan peningkatan kapasitas ini, kami berharap para kader semakin mantap, responsif, dan terampil dalam mengedukasi warga, khususnya mengenai pencegahan stunting sejak dini serta pengawalan ketat terhadap kesehatan ibu hamil di lingkungannya masing-masing.
“Pemerintah Kecamatan Patrang senantiasa mendukung penuh program-program pembinaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup dan taraf kesehatan warga,” ujar Musyaffa.
Sementara itu, Plt. Lurah Baratan Denny Wijiyati menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah kelurahan, fasilitas kesehatan, dan kader posyandu untuk mewujudkan masyarakat Baratan yang sehat dan terbebas dari stunting.
Ia menyebut pelatihan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya nyata untuk memperkuat keterampilan dan kepedulian kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Pelatihan hari ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ikhtiar nyata Kelurahan Baratan untuk memperkuat keahlian dan kepedulian kader kita di lapangan. Kami ingin memastikan setiap kader tidak hanya mahir melakukan pencatatan dan penimbangan, tetapi juga peka dalam mengenali potensi risiko tinggi pada ibu hamil serta memberikan pendampingan gizi yang tepat.
“Dengan kebersamaan dan kapasitas kader yang terus ditingkatkan, kita optimistis dapat mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat Baratan yang makin optimal, humanis, dan berdampak nyata,” tutur Denny.
Selain menerima materi, para peserta juga berdiskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Mereka turut mempelajari teknik kunjungan rumah (home visit) serta metode edukasi interaktif bagi ibu balita dan calon ibu.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kelurahan Baratan berharap kapasitas kader posyandu semakin meningkat sehingga pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah di bidang kesehatan dapat berjalan lebih merata, efektif, dan tepat sasaran hingga ke tingkat lingkungan.
Dengan kader yang semakin terampil dan responsif, upaya pencegahan stunting, pemantauan kesehatan ibu hamil, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kelurahan Baratan diharapkan dapat berjalan lebih optimal. (fzr)